CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Penataan pedagang ikan basah di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon, menjadi kambing hitam sepinya pembeli.
Hal itu diungkapkan oleh para pedagang ikan basah yang mengeluhkan omzet penjualannya setelah menempati los ikan di Pasar Baru Kranggot.
Diungkapkan Sobari, pedagang ikan basah yang menempati los ikan di Pasar Baru Kranggot, lantaran berkurangnya pembeli sejak banyak pedagang yang berjualan di pinggir jalan, sehingga membuat para pembeli ikan basah enggan masuk ke dalam los ikan.
“Dulu mah rame pembeli di dalam los ikan ini, sekarang mah sepi, sehari laku 10 kilogram saja udah bagus,” tutur Sobari, Selasa, 22 Agustus 2023.
Sobari juga mengatakan bahwa dirinya serta pedagang ikan basah yang menempati los ikan meminta agar ada tindakan tegas dari Pemerintah atau pengelola pasar untuk menertibkan pedagang ikan di pinggir jalan agar menempati di los ikan yang sudah disediakan.
“Kalau harapan kita sama rekan-rekan yang lain, ingin segera ditertibkan pedagang ikan yang di luar, biar kita yang di dalam juga tidak sepi-sepi banget, dulu kan zaman Pak Wali Sepuh kalau yang tidak punya tempat, tidak boleh jualan, tapi sekarang semerawut,” katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot, Dani Rahmat mengatakan, pihaknya bakal melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di pinggir jalan karena selama ini juga membuat semrawut dan kemacetan di sepanjang jalan kawasan Pasar Baru Kranggot.
“Nanti segara kita upayakan untuk melakukan penertiban, kita juga akan melakukan komunikasi dengan aparat penegak hukum agar tidak ada oknum-oknum yang bisa dikatakan melindungi para pedagang di sepanjang pinggir jalan Pasar Baru Kranggot,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rajudin Editor: Agus Priwandono











