SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lingkungan berwarna dan kreasi warga dari barang-barang bekas menjadi unggulan yang ditonjolkan oleh Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Pada tahun ini, Desa Serdang menunjuk Kampung Sawah, RW 02 tepatnya di RT 01 dan 02 sebagai peserta LKBA Kabupaten Serang.
Pantauan di lokasi, Jum’at 1 September 2023, terlihat bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda dan anak-anak telah berkumpul sejak pagi untuk menyambut tim juri yang akan memberikan penilaian pada LKBA 2023.
Saat tiba di Kampung Sawah tim juri dibuat kagum dengan begitu berwarnanya kampung tersebut, mulai dari tembok-tembok dan jalan yang digambari dengan mural-mural kreasi dari warga. Selain itu, terdapat juga hiasan-hiasan berwarna yang tergantung di atas jalan raya.
Banyak pula tanaman-tanaman seperti tanaman bunga dan tanaman obat keluarga yang menghiasi pekarangan rumah warga.
Tim juri 6 LKBA yang terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Serang Dito C Wirastyo, perwakilan dari Kepolisian Iptu Surya Sabanusa dan dari Radar Banten Rachmi Feryani langsung disambut antusias ratusan warga. Tim juri juga langsung disambut oleh lantunan musik dari alat musik tradisional rebana dan penampilan pencak silat dari warga sekitar.
Salah seorang tim juri LKBA Dito C Wirastyo mengatakan, penataan yang telah dilakukan sangat bagus dan masuk dalam kriteria penilaian dalam LKBA 2023.
“Warganya sangat antusias, lalu penataannya rapih dan juga banyak inovasi-inovasi yang dimunculkan,” katanya saat ditemui di lokasi, Jum’at 1 September 2023.
Kendati demikian, ia meminta kepada masyarakat untuk terus meningkatkan penataan-penataan yang sudah terbangun selama ini agar dapat menjadi kebiasaan yang baik bagi masyarakat.
“Tentunya harus ditingkatkan, meskipun lingkungan disini sudah bersih dari sampah, namun ke depannya tentu harus ada pemilahan sampah-sampah mulai dari rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Serdang M Yunus mengatakan, ada banyak sekali kreasi yang sudah dibuat oleh masyarakat untuk menyambut LKBA 2023. Mulai dari pembuatan mural oleh pemuda, hingga kreasi pembuatan rumah dari botol plastik.
“Kita menghias tembok-tembok yang kusam dengan kreasi-kreasi warga dan pemuda supaya semakin menarik,” jelasnya.
“Kebetulan limbah rumah tangga ini diambil dikumpulkan, lalu dipilah akhirnya dibuatlah rumah dari botol plastik,” imbuhnya.
Kreasi rumah dari botol plastik sendiri bukan sekadar hiasan saja, tetapi dimanfaatkan oleh masyarakat. “Itu dibuat jadi kandang ayam dan juga gudang untuk menyimpan barang-barang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











