TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID -Diperiksanya bakal calon wakil presiden (Bacawapres) Muhaimin Iskandar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi mendapat reaksi dari kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang Tasril Jamal.
Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang dan Sekertaris PKB Kota Tangerang ini menilai jika kasus tersebut merupakan sebuah settingan pasca bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan melakukan kerja sama politik dengan Cak Imin beberapa waktu lalu
Sekertaris PKB Kota Tangerang Tasril Jamal mengatakan, keputusan Cak Imin dalam mengambil sebuah keputusan dalam melakukan kerja sama politik dengan Anies Baswedan harus diapresiasi.
“Keputusan Cak Imin harus diacungi jempol. Karena Cak Imin cerdas dalam melihat peta dan cerdas dalam mengambil momentum. Sudah setahun kita dengan Gerindra pendekatan, namun terus menunggu. Inilah momen yang tepat,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 7 September 2023.
Ditanya mengenai kasus yang menjerat Ketua Umum PKB tersebut, Tasril menyebut jika kasus tersebut merupakan kasus lama dan tak berimbas pada elektabilitas PKB.
“Tidak ada persoalan lagi. Kasus lama, susah tiga tahun. Ini mainan doang. Kalau mau selesaikan dari dulu dong 2012. Kayak ikan aja nonggol tenggelam,” tegasnya.
“ini kan ada kepentingan politik. Ada sebuah kekhawatiran akan keberhasilan Anies dan Cak Imin sangat tinggi untuk menang,” tambahya.
Lebih lanjut, ia berharap Cak Imin all out menjadi pemenang dalam pemilihan presiden 2024 mendatang.
“Ini tahunnya Cak Imin. Cak Imin dan Anies Baswedan presiden,” tambahnya.
Dietahui, mantan Menteri Tanaga Kerja Muhaimin Iskandar dipanggil KPK atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi di Kementerian Tenaga Kerja pada pengadaan software untuk mengawasi kondisi TKI di luar negeri.
Pemanggilan ini sempat dikomenteri Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Kebijakan Publik Adib Miftahul. Adib menduga pemanggilan Muhaimin Iskandar merupakan setingan. Alhasil, hal tersebut akan mendongkrak elektabilitas Muhaimin Iskandar sehingga mantan Menteri Tenaga Kerja tersebut akan memperoleh simpati masyarakat, elektabilitas dan popularitas dalam masyarakat akan meningkat.
“Tokoh yang dicap sebagai oposisi akan diperiksa itu sudah biasa. Cak Imin jiga sudah dipanggil bertahun tahun,”ujarnya Senin 4 September 2023 lalu.
Adib menilai, banyak kasus KPK tidak bisa masuk dalam ranah politik. Hal itu disebabkan oleh adanya pengondisian di KPK.
” Anak buah KPK sudah dikondisikan oleh ketuanya. Sehingga banyak kasus yang tak sampai ke ranah politik. Kalaupun Politik saling sandra Anies juga pasti masuk,” tambahnya.
Sebelumnya Ali Fikri mengungkapkan, alat bukti kasus dugaan korupsi sistem proteksi TKI di Kemnaker telah terkumpul sejak Juli 2023. Melalui mekanisme gelar perkara kasus itu lalu dinaikkan ke tingkat penyidikan. Surat perintah penyidikan (sprindik) lalu keluar di Agustus 2023 atau sebelum Cak Imin dideklarasikan sebagai bacawapres.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor : Merwanda











