LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID-Pondok Pesantren Al Mizan, Kabupaten Lebak, Banten memperingati milad yang ke 30, Kamis 7 September 2023. Berbagai agenda kegiatan digelar dalam menyemarakkan milad ke-30 kali ini.
Kegiatan itu antara lain Al Mizan Galang Kreasi (Agrasi), seminar kepesantrenan, seminar fiqih perempuan, tasaruf zakat masyarakat, panggung gembira Al Mizan, ALF antar pesantren, tabligh akbar, dan sebagainya.
Serangkaian acara milad ke 30 itu digelar mulai Kamis 7 September 2023 hingga 22 Oktober 2023 yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).
Hari ini Kamis 7 September 2023, secara resmi serangkaian acara milad ke 30 dan Agrasi resmi dibuka di lapangan utama Pondok Pesantren Al Mizan, Narimbang, Kabupaten Lebak, Banten.
Dalam acara pembukaan ini dihadiri Pimpinan Pesantren Al Mizan KH Anang Azhari Alie, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Dandim Lebak Letkol Arh Erik Novianto, Staf Ahli Gubernur Banten Agus Setiawan, para pengasuh pesantren se-Banten dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Iti Octavia Jayabaya mengucapkan selamat milad ke-30 kepada Pesantren Al Mizan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan juga penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan seluruh pengurus pondok pesantren Al Mizan yang saat ini terus mengabdikan diri dengan menyelenggarakan kegiatan pendidikan di Lebak,” kata Bupati Iti.
Kata Iti, pesantren menjadi dambaan bagi orang tua dalam membimbing dan mendidik anak-anak sebagai generasi penerus di tengah tantangan global yang semakin berat.
“Saya juga ingin menyampaikan pada kesempatan ini merupakan satu kehormatan bagi kami pemerintah kabupaten Lebak di mana kegiatan dalam Agrasi Al Mizan ini diwakili 4 Provinsi yang ada di wilayah terdekat Provinsi Banten,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Iti juga mengatakan bahwa Pemkab sangat fokus pada peningkatan sumber daya manusia. Lantaran itu Pemkab selalu mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan kependidikan di Lebak.
Sementara Pimpinan Pesantren Al Mizan KH Anang Azhari mengatakan bahwa pesantren yang diasuhnya menerapkan prinsip seperti yang disebutkan dalam Alquran.
Yakni langkah-langkah perkembangan dan kemajuan ditempuh dengan tahap demi tahap.
“Al Mizan memang lahir di tengah kota jantung kotanya Rangkasbitung tapi pada awalnya bukanlah sebuah bangunan mewah. Di awal berdirinya pesantren ini hanya di atas tanah 300 meter,” katanya.
Pesantren Al Mizan berdiri pada tahun 1993 di atas tanah 300 meter. Saat itu hanya punya satu ruangan saja. Namun saat ini di usia ke-30, Al Mizan sudah menjadi pesantren terbesar di Banten.
Ponpes ini sudah memiliki bangunan megah di beberapa lokasi. Ada yang di Cikole, Kabupaten Pandeglang, Narimbang Lebak, dan yang terbaru ada di Banjar, Kabupaten Pandeglang.
“Alhamdulillah saat ini Al Mizan sudah memiliki tanah seluas 28 hektare secara keseluruhan” tegasnya.
Selain itu Pesantren Al Mizan ini juga punya stadion termegah di Banten.
“Semua itu dibangun oleh ustaz-ustaz yang ikhlas, membangun dengan tangan kita sendiri,” kata KH Anang lagi.
Sementara Ketua Panitia Milad ke 30 Pesantren Al Mizan, Ustadz Ahmad Giyats Fawwaz mengatakan, dalam milad ini banyaak digelar serangkaian kegiatan.
“Untuk Agrasi diikuti oleh 4 Provinsi yaitu Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Provinsi Banten,” tegasnya.
Agrasi adalah lomba kreasi perkemahan yang diikuti oleh Pramuka dari 4 provinsi itu.
Reporter/Editor: Ahmad Lutfi











