SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Kasus kebakaran lahan di Kabupaten Serang semakin memperihatinkan. Bahkan dalam satu hari, terjadi dua kali kasus kebakaran lahan di Kabupaten Serang.
Dua lokasi tersebut yakni di Kampung Laes Tegal, Desa Sukamaju, Kecamatan Kibin dan Kampung Pelawad mandiri RT 003 RW 001 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Boyatno mengatakan, pihaknya menerima sebanyak dua laporan kasus kebakaran lahan pada Minggu 17 September 2023.
“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat kalau ada kebakaran. Kami pun langsung menerjunkan tim Damkar yang terdekat untuk melakukan penanganan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 8 September 2023.
Ia mengatakan, jika kejadian kebakaran rata-rata dilatarbelakangi oleh kelalaian manusia yang menyebabkan lahan terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Rata-rata kejadian tersebut disebabkan oleh kelalaian manusia yang mengakibatkan lahan kosong hangus terbakar,” jelasnya.
Ia mengatakan, berdasarkan data terbaru, ia mengatakan jika kasus kebakaran di Kabupaten Serang selama per tanggal 18 September 2023, ada sebanyak 35 kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Serang.
“Secara keseluruhan penangganan tanggal 18 Septembar 35 kejadian dan Agustus 26 kejadian total keseluruhan menjadi 61 kejadian selama dua bulan ini,” jelasnya.
Ia mengatakan selama dua bulan terakhir, kasus kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Serang sangat tinggi sekali yakni mencapai 48 kasus.
“Untuk kejadian kebakaran lahan per tanggal 18 September total 28 dan ditambah bulan Agustus 20 kejadian. Total 48 kejadian,” jelasnya.
Lebih lanjut ia meminta masyarakat lebih waspada pada musim kemarau saat ini. Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan membakar sampah sembarangan apalagi membuka lahan dengan cara dibakar.
“Semua akan berakibat kebakaran yang bisa berakibat resiko besar dan semua harus kembali lagi kesadaran masyarakat untuk saling menjaga keselamatan diri dan orang lain,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











