slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Tangerang

PHK Besar-Besaran di Tangsel Karena Pengusaha Merelokasi Bisnis ke Wilayah Dengan Upah Rendah

Syaiful Adha by Syaiful Adha
11-10-2023 15:00:55
in Tangerang, Utama
PHK Besar-Besaran di Tangsel Karena Pengusaha Merelokasi Bisnis ke Wilayah Dengan Upah Rendah

Foto Ilustrasi: Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat meninjau pabrik sepatu PT Pratama Abadi Industri di Tangerang Selatan, 13 September 2022. Kunjungan Menteri Perdagangan ini untuk menyaksikan pelepasan ekspor sepatu tujuan Belanda.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tangerang Selatan (Tangsel) yang dilakukan pengusaha karena pengusaha lebih memilih merelokasi bisnis mereka ke wilayah lain yang upah pekerjanya masih rendah.

Menurut perwakilan pengurus Federasi Serikat Tekstil Sandang dan Kulit, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSTSK-SPSI)
Caska Asmadiprana, alasan klasik pengusaha mem-PHK para pekerjanya adalah karena tidak sanggup memberi upah atau gaji, sehingga pengusaha lebih memilih merelokasi bisnisnya ke wilayah lain yang gaji pekerjanya masih rendah.

Baca Juga :

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan dan Beasiswa Rp492 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja

BPJS Ketenagakerjaan Banten Gandeng Perbarindo Perluas Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja dan Nasabah BPR

Wakil Bupati Serang Minta Perusahaan Memberikan Semua Hak Karyawan yang di-PHK

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

“Pengusaha banyak merelokasi usahanya ke wilayah yang upahnya lebih rendah, seperti ke Jawa Tengah atau ke Jawa Barat seperti Sukabumi dan Cirebon, terutama wilayah arah timur,” ujar Caska, Rabu,11 Oktober 2023.

Caska mengaku PHK besar-besaran di Tangsel sangat memprihatinkan dan disesalkan. “Terus terang kita prihatin dengan kondisi hari-hari ini. Dengan adanya PHK di Tangsel, berawal dari kondisi perekonomian,” ujar Caska.

Menurut Caska terlepas dari faktor kondisi ekonomi Indonesia yang tengah morat-marit, faktor lain meningkatnya PHK adalah karena UU Ciptaker dan Omnibus Law yang telah disahkan pemerintah.

Menurutnya melalui UU Ciptaker, para pengusaha dengan sangat mudah mem-PHK para pekerjanya.

“Pengusaha memanfaatkan betul kondisi hari-hari ini karena adanya Omnibus Law. Memberikan pelonggaran bagi pengusaha melakukan pemutusan kerja, berkaitan kompensasinya, dan syarat-syarat ketentuan sisa PHK. Dan pada akhirnya kita pekerja menjadi elemen yang gampang dikorbankan dalam situasi seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu Bidang Advokasi DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Banten Galih Wawan Haryantho mengatakan, informasi PHK besar-besaran di Tangsel sudah terdengar lama, terutama PHK di sektor padat karya. Menurut Wawan, pengaruh PHK dikarenakan pasar Eropa sedang mengalami goncangan kemudian berimbas pada kurangnya produksi.

“Terjadi penurunan order, sehingga terjadi PHK,” jelas Wawan. Menurut Wawan, pengusaha padat karya lebih memilih merelokasi usahanya ke wilayah yang upah pekerjanya jauh lebih murah.

“Hitung-hitungannya, cash flow-nya di Tangsel tinggi, perbandingannya upah 1 orang pekerja di Tangsel, bisa membayar upah 3 pekerja di wilayah lain, membuat perusahaan berani ekspansi dan pindah, walaupun dari segi modal besar, tapi pengusaha kan berpikir jangka panjang,” ujarnya.

Wawan berharap pengusaha yang berniat mem-PHK pekerjanya tetap mengacu pada Undang-Undang yang berlaku agar tidak merugikan pekerjanya. Ia juga meminta pemerintah berkewajiban menekan angka PHK dengan mencarikan lapangan pekerjaan baru.

Sebelumnya diberitakan, terjadi PHK besar-besaran di Tangsel. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel menerima laporan sudah ada 4.500 orang pekerja di Tangsel telah di PHK.

Sekretaris Disnaker Tangsel Yahya Sutaemi mengatakan, pihaknya telah menerima banyak laporan perusahaan telah melalukan PHK para pekerjanya. Tercatat sudah 4.500 orang pekerja di PHK, itupun baru sampai bulan September 2023.

“Setiap hari ada terus laporan PHK ke kita, sekarang sudah 4.500, itu sampai September,” ujar Yahya, Selasa 10 Oktober 2023.

Yahya mengatakan, PHK besar-besaran tersebut dilakukan ratusan perusahaan. “Jadi 4.500 orang pekerja yang di PHK itu dilakukan oleh ratusan perusahaan. Satu perusahaan mem-PHK 2 sampai puluhan orang tiap harinya,” jelasnya.

Menurut Yahya, alasan besar perusahaan di Tangsel mem-PHK pekerjanya karena adanya efisiensi dan tantangan global yang semakin berat di tahun depan. “Sehingga mereka (para perusahaan-red) mau tidak mau melakukan efisiensi dan ditengah tantangan global di tahun depan sangat mempengaruhi,” jelasnya.

Ditambahkannya lagi, kasus PHK diprediksi akan terus terjadi hingga tahun depan. “Kalau dilihat situasinya saat ini akan terus ada PHK sampai tahun ini,” jelas Yahya.

Disnaker Tangsel sendiri sambung Yahya telah membuka posko pengaduan bagi pekerja yang di-PHK, guna dilakukan mediasi terkait hak-hak pekerja yang harus dipenuhi perusahaan. “Kita menampung laporan persoalan pekerja, kita mediasi, kita identifikasi agar hak-hak pekerja dapat diterima,” ujarnya.

Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aas Arbi

Tags: BPJS KetenagakerjaanBuruhDisnaker TangselKetenagakerjaanPHKPHK MasalSerikat Buruhserikat pekerjaUMKUMR
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkab Pandeglang Cari Solusi Atasi Anak Putus Sekolah

Next Post

Harga Beras Naik, Pemprov Banten Bakal Sebar Beras Murah

Related Posts

Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan dan Beasiswa Rp492 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja

by Yusuf Permana
Sabtu, 6 Juni 2026 13:33

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Banten menyerahkan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Rojudin, pekerja PT Munic Line...

Read moreDetails

BPJS Ketenagakerjaan Banten Gandeng Perbarindo Perluas Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja dan Nasabah BPR

Wakil Bupati Serang Minta Perusahaan Memberikan Semua Hak Karyawan yang di-PHK

Takaful Ijtimai di Banten: Jalan Gotong Royong Melindungi Pekerja Informal

Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi MLT Perumahan Pekerja di Pandeglang

Lindungi Mahasiswa yang KKM, Untirta Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Paritrana Award 2025 Diharapkan Bisa Tingkatkan Produktivitas dan Tarik Investor

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Next Post
Ini Penyebab Harga Beras Masih Tinggi di Kabupaten Serang

Harga Beras Naik, Pemprov Banten Bakal Sebar Beras Murah

Jelang Pemilu 2024, Al Muktabar Minta Warga Hargai Perbedaan Pendapat

Jelang Pemilu 2024, Al Muktabar Minta Warga Hargai Perbedaan Pendapat

Pemkab Serang Siapkan 2.540 Loker di Job Fair 2023, Posisi dari Operator hingga Manager

Pemkab Serang Siapkan 2.540 Loker di Job Fair 2023, Posisi dari Operator hingga Manager

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

Minggu, 14 Juni 2026 17:20
Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 17:07
Pertamina Pasang PLTS Kapal

Pertamina Pasang PLTS Kapal, Hemat Solar dan Kurangi Emisi

Minggu, 14 Juni 2026 16:49
Camat Ciomas, Ugun Gurmilang saat datang ke desa-desa untuk persiapan Festival Ciomas Ngabring

Festival Ciomas Ngabring Segera Digelar, Ada Banyak Even Selama Satu Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 16:43
Atlet senam artistik Kota Cilegon berfoto bersama usai menerima medali pada POPDA XII Banten 2026 di GOR Fit Plaza, Sabtu 13 Juni 2026

Senam Artistik Sumbang Lima Medali untuk Cilegon di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:30
Atlet dayung mengikuti perlombaan nomor Stand Up Paddle (SUP) pada POPDA XII Banten 2026 di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Sabtu 13 Juni 2026.

Dayung Kota Cilegon Buka Peluang Medali di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:18
Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

Minggu, 14 Juni 2026 17:20
Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 17:07
Pertamina Pasang PLTS Kapal

Pertamina Pasang PLTS Kapal, Hemat Solar dan Kurangi Emisi

Minggu, 14 Juni 2026 16:49
Camat Ciomas, Ugun Gurmilang saat datang ke desa-desa untuk persiapan Festival Ciomas Ngabring

Festival Ciomas Ngabring Segera Digelar, Ada Banyak Even Selama Satu Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 16:43
Atlet senam artistik Kota Cilegon berfoto bersama usai menerima medali pada POPDA XII Banten 2026 di GOR Fit Plaza, Sabtu 13 Juni 2026

Senam Artistik Sumbang Lima Medali untuk Cilegon di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:30
Atlet dayung mengikuti perlombaan nomor Stand Up Paddle (SUP) pada POPDA XII Banten 2026 di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Sabtu 13 Juni 2026.

Dayung Kota Cilegon Buka Peluang Medali di POPDA XII Banten 2026

Minggu, 14 Juni 2026 16:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diskusi terkait krisis sampah dan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan dalam kuliah umum Program Magister Ilmu Komunikasi Untirta di Kampus Sindangsari.

Timbulan Sampah Kota Serang Terus Meningkat

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 14 Juni 2026 17:20

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timbulan sampah di Kota Serang terus meningkat. Persoalan sampah itu masih menjadi tantangan besar bagi Pemkot Serang....

Ilustrasi gugatan

PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang Digugat Rp305 Juta

by Fahmi
Minggu, 14 Juni 2026 17:07

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Astra Sedaya Finance (ACC Finance) Pusat cq PT Astra Sedaya Finance Cabang Serang ke Pengadilan Negeri...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak