SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kota Serang disebut tidak memiliki surat-surat kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hingga uji kendaraan bermotor atau kir alias bodong.
Hal tersebut berdasarkan temuan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, yang kerap menemukan angkot bodong.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) pada Dishub Kota Serang, Edi Junaedi mengatakan, pihaknya selama ini selalu mendapatkan angkutan kota yang trayeknya bukan di Kota Serang.
“Kesulitan kami itu mereka (sopir angkot) bandel dan masih kucing-kucingan terus sama kita. Apalagi banyak sekali angkot yang tidak memiliki trayek,” ujarnya, Kamis, 12 Oktober 2023.
Ia mengatakan, angkutan kota tersebut mayoritas berasal dari Jakarta, namun dilakukan perubahan bentuk serta warna untuk mengelabui petugas di lapangan.
“Contohnya mobil Jakarta dicek warnanya Kota Serang narik di sini, terus mobilnya di warnain warna merah putih, narik Serang-Balaraja. Yang jelas bukan trayek sini,” katanya.
Ia mengatakan, berdasarkan temuannya di lapangan, ada ratusan angkot yang dinyatakan bodong lantaran tidak melengkapi surat-surat kendaraannya.
“Sampai sekarang masih ratusan angkot yang dinyatakan bodong, yang belum melengkapi surat-suratnya. Sebagian juga sudah ada yang melengkapi kayak STNK, trayek, kir, dan sebagainya,” ucapnya.
Dikatakan Edi, ada sebanyak 400 angkot yang beroperasi di Kota Serang, namun belum memiliki surat kelengkapan kendaraan.
Berdasarkan hasil laporan para petugas Disbub di lapangan, para pemilik kendaraan atau sopir angkot lebih dulu mengubah warna dan bentuk kendaraan, dibandingkan mengurus surat-surat kendaraan.
“Itu yang bodong ada sekitar 400-an angkot. Jadi mereka angkotnya dari Jakarta. Mereka mendahulukan mengubah warna kendaraannya dan ubah bentuk, setelah itu narik di kita sementara suratnya belakangan tidak diurus,” tuturnya.
Ke depan, pihaknya akan menggandeng Satlantas Polresta Serang Kota hingga Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menertibkan angkot-angkot yang masih bandel.
“Makannya kita menggandeng Satlantas Polresta Serang Kota dan Denpom agar Kota Serang ini tertib dari angkot-angkot bodong,” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











