CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Bangun saluran air alias drainase di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon menggelontorkan anggaran sekira Rp7 miliar.
DPUPR Kota Cilegon melelang paket pekerjaan rekonstruksi JLS melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Cilegon.
Dalam website LPSE Kota Cilegon dijelaskan jika proyek itu dianggarkan dengan pagu sekira Rp7 miliar.
Dalam uraian singkat pekerjaan yang terdapat dalam website tersebut, jika rekonstruksi JLS yang dimaksud adalah membangun saluran air di sekitar jalan tersebut.
Adapun jangka waktu pelaksanaan proyek tersebut selama 60 hari pekerjaan.
Ditanya wartawan usai menghadiri rapat di kantor DPRD Kota Cilegon, Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kota Cilegon, Retno Anggraeni, membenarkan jika pihaknya tengah melelang proyek rektonruksi JLS.
Sayangnya pada kesempatan itu Retno enggan memberikan penjelasan banyak tentang proyek dengan nilai fantastis tersebut.
Retno beralasan jika ia tidak hafal secara detail tentang perencanaan proyek yang menghabiskan anggaran daerah sangat besar tersebut.
Retno hanya menjelaskan jika proyek rekonstruksi JLS tidak mengerjakan struktur jalan.
Retno menjelaskan jika proyek tersebut tidak berkaitan dengan pembangunan atau perbaikan jalan yang membentang dari Cibeber hingga Ciwandan tersebut.
Retno hanya menyebutkan jika rekonstruksi JLS yang dimaksud adalah pembangunan saluran air.
“Enggak ada struktur, saluran saja, tanya ke perencanaan deh, aku enggak ingat detail,” papar Retno.
Diketahui, perbaikan jalan JLS sendiri saat ini sedang berlangsung.
Perbaikan jalan yang memiliki nama resmi Jalan Aat Rusli itu dilakukan menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat.
Lelang dan pengerjaan proyek jalan tersebut pun dilakukan oleh Pemerintah Pusat. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











