SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPD Gerindra Banten merespons hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebut elektabilitas Prabowo Subianto di Banten telah tersalip oleh Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Prabowo.
Ketua DPD Gerindra Banten, Andra Soni mengaku belum melihat hasil survei itu. Namun, ia meyakini bahwa survei itu dilakukan menggunakan metologi, sampling dan margin of error dalam mengukur tingkat kepercayaan Bacapres.
“Saya sih belum lihat ya hasil surveinya, tapi survei itu pasti menggunakan metologi, kemudian ada sampling yang diambil, dan kemudian juga ada margin of error dan kemudian ada juga tingkat kepercayaan dan saya menanggapi bahwa semua survei ya pasti akan berbeda-beda ya hasilnya,” ujar Andra saat ditemui di ruang kerjanya, DPRD Banten, Kota Serang, Kamis, 12 Oktober 2023.
Andra menganggap positif hasil survei itu. Yang mana, melalui hasil itu pihaknya bisa mengetahui kelemahan dan kekurangan dari mesin politik di bumi Jawara ini.
“Kami menganggap bahwa survei ini positif bahwa kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan yang untuk kita bisa perbaiki,” ucapnya.
Pihaknya pun akan mengevaluasi kerja-kerja politik di tingkat struktural DPD Gerindra Banten maupun di tingkat relawan.
Ketua DPRD Banten ini memaparkan, hasil survei yang menyebutkan elektabilitas Prabowo turun dan tertinggal dari calon lain bukan kali pertama.
Ia membahas Pemilu 2019 lalu, yang mana Prabowo tertinggal jauh dari rivalnya di Banten.
Namun, hasil survei itu dapat dipatahkan oleh pihaknya, dengan menjadikan Banten sebagai lumbung suara Prabowo Subianto.
“Sebelumnya saat muncul nama Anies juga menyebut bahwa suara pak Prabowo akan beralih ke Anies, tapi elektabilitas pak Prabowo malah naik drastis. Dan sekarang sama saja, hasil surveinya Ganjar menang tipis, tapi kita lihat nanti,” ungkapnya.
“Tapi yang pasti survei dari manapun, dari pihak manapun, akan kami jadikan sebagai bahan referensi,” sambungnya.
Andra menekankan kepada para struktural partai, caleg, dan relawan untuk terus merapatkan barisan menyosialisasikan dan memenangkan Prabowo di Pilpres 2024.
“Saya pikir hasil survei ini telah menjadi catatan bagi kita semua, catatan bagi Gerindra bahwa kerja-kerja kita harus memaksimalkan kembali,” pungkasnya.
Berdasarkan data dalam simulasi tiga nama yang disurvei LSI selama tiga bulan terakhir, elektabilitas Ganjar Pranowo mengalami tren peningkatan di Banten, yakni 15,0 persen (Juli), 29,1 persen (Agustus), dan 39,2 persen (September).
Sementara, elektabilitas Prabowo terus mengalami penurunan dalam tiga bulan terakhir ini yakni 47,8 persen (Juli), 38,6 persen (Agustus), dan 37,9 persen (September).
Adapun hasil survei elektabilitas Anies Baswedan masih tertinggal jauh. Hasil survei LSI di Banten, Anies Baswedan memiliki tingkat elektabilitas paling buncit dibandingkan dua Bacapres lainnya, yakni 31,1 persen (Juli), 28,7 persen (Agustus), dan 19,8 persen (September). (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











