slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Serang

Tiga Kali Aksi, Warga Belum Mendapatkan Titik Temu

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
13-10-2023 23:03:11
in Kabupaten Serang
Tiga Kali Aksi, Warga Belum Mendapatkan Titik Temu
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Ribuan warga Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, dan Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang menggelar aksi besar-besaran di depan PT Berkat Sentra Alam (BSA) yang berlokasi di Kampung Solor Lor, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara. 

Aksi tersebut diketahui sudah dilakukan ketiga kalinya. Warga mendesak agar perusahaan yang telah berdiri sejak delapan bulan tersebut untuk menutup operasinya lantaran diduga telah mencemari lingkungan mereka. 

Baca Juga :

12 Mahasiswa Didakwa Bakar dan Rusak Pos Polisi Ciceri Kota Serang

26 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Serang

5 Desa Diterjang Banjir di Kecamatan Bojonegara

Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolres Pandeglang Bagi-bagi Takjil

Di aksi yang ketiga itu, warga kembali kecewa lantaran tidak ada satupun pihak perusahaan yang menemui perwakilan massa aksi. Bahkan massa aksi pun memutuskan untuk bergeser ke kantor Kecamatan Bojonegara untuk menyampaikan tuntutannya. 

Perwakilan massa aksi pun kemudian diterima oleh Camat Bojonegara Sutikno untuk berdialog mencari jalan tengah, sembari menunggu perwakilan perusahaan datang ke kantor kecamatan. Namun sampai dengan sore, tak ada satupun pihak perusahaan yang datang. 

Pihak Kecamatan Bojonegara, Polsek Bojonegara, Polsek Pulo Ampel, dan pihak desa kemudian berusaha menenangkan masa aksi dan menghmbau agar aksi tidak berlangsung anarkis. 

Mereka pun kemudian melanjutkan dialog sehingga memperoleh kesepakatan akan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, DLH Provinsi Banten dan Dinas Perizinan untuk bertemu pada Selasa 17 Oktober 2023. 

Koordinator Aksi Rohmattulah mengatakan jika tidak ada kompromi apapun terhadap pihak perusahaan. Pihaknya bersama warga berkeinginan agar perusahaan tersebut ditutup apapun hasil pertemuan yang akan dilakukan selasa depan. 

“Kami berprinsip tetap itu perusahaan penghasil abu debu asap harus ditutup. Apapun komprominya, kapanpun pertemuannya masyarakat bulat sepakat untuk ditutup total,” katanya saat ditemui usai audiensi, Jumat 13 Oktober 2023.

Bahkan pihaknya bersama masyarakat akan terus menggelar aksi apabila perusahaan tersebut tetap memaksa untuk terus beroperasi. “Kalau maksa tetap beroperasi maka kami akan serahkan kepada masyarakat, hukum adat apabila hukum negara tidak bisa tegak sebagaimana mestinya,” jelasnya. 

Ia mengaku keberadaan perusahaan yang diketahui merupakan pabrik stockpile batu bara itu sudah sangat mengganggu masyarakat. Bahkan mengancam kesehatan warga sekitar. 

“Masyarakat sesak, menghirup udara campur abu batu-bara itu gas yang keluar akibat pembakaran batu bara mengandung metana, mengandung sulfur, belerang, macam-macam penyakit amoniak, macam-macam itu,” jelasnya. 

Bahkan pihaknya bersama dengan masyarakat akan terus memonitor perusahaan tersebut agar tidak kembali beroperasi. “Ke depan akan kita monitor bersama jangan sampai ada aktifitas produksi jangan sampai ada aktifitas bongkar muat, harus kosong. Sesuai tuntutan masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua From Daulat Pribumi Bojonegoro Pulo Ampel, Roni Paslah mengatakan, selama kurang lebih delapan bulan beroperasi, pihaknya sudah melakukan aksi sebanyak tiga kali. Namun sampai saat ini belum mendapatkan titik temu sampai dengan saat ini. 

“Ini aksi yang ke 3 kali belum ada hasil. Hari ini karena menagenen dari BSA tidak hadir maka pertemuan ke depan akan mengundang perusahaan, DLH Kabupaten, Provinsi,” jelasnya. 

Sementara itu Camat Bojonegara Sutikno mengatakan, pihak kecamatan sangat terbatas kewenangannya sehingga hanya dapat memediasi antara masyarakat, pihak perusahaan dan pemerintah. 

“Kalau pihak kecamatan hanya dapat memediasi saja, tetapi kewenangannya ada di tingkat provinsi jadi kami juga akan undang Selasa itu. Intinya apa yang akan disampaikan dari dinas terkait. Kami tidak bisa menutup,” jelasnya.

Pihaknya pun menyayangkan pihak perusahaan yang tidak kooperatif dan justru tidak mau menemui masa aksi. 

“Kami ingin kondusif dan pihak perusahaan agar kooperatif, apa yang dimusyawarahkan dengan masyarakat kita tindaklanjuti. Kalau tidak kooperatif kita serahkan dengan pihak berwenang,” jelasnya. 

Pihak kecamatan mengaku belum pernah bertemu dengan pihak perusahaan. Bahkan saat meminta data setelah aduan masyarakat tidak pernah dikasih dan digubris sampai dengan sekarang. 

“Bahkan domisili tidak punya domisili. Padahal keberadaannya di Margagiri mereka selalu beralasan tidak relevan lagi. Tidak pernah ada sosialisasi. Dia ngakunya izinnya sudah di pusat,” pungkasnya. (*) 

Editor : Merwanda

Tags: Aksidebudemofly ashKabupaten Serang Pemoab SerangKecamatan BojonegaramasyarakatorasiPabrik BatubaraPabrik DitutupPT BSA
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mahasiswa Desak Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa

Next Post

UMK Tangsel Rp 4,6 Juta, Beratkan Perusahaan Hingga Akhirnya PHK Pekerja

Related Posts

12 Mahasiswa Didakwa Bakar dan Rusak Pos Polisi Ciceri Kota Serang
Berita Utama

12 Mahasiswa Didakwa Bakar dan Rusak Pos Polisi Ciceri Kota Serang

by Fahmi
Selasa, 14 April 2026 15:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 12 mahasiswa didakwa atas kasus pembakaran dan perusakan Pos Polisi Ciceri, Kota Serang. Selain itu, para...

Read moreDetails

26 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Serang

5 Desa Diterjang Banjir di Kecamatan Bojonegara

Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolres Pandeglang Bagi-bagi Takjil

Terbatas Anggaran, Desa Karangsetra Pandeglang Usulkan Jalan Poros Lewat Bang Andra

GAMMA Desak Evaluasi Proyek Jalan Simpang–Ciboleger, Nilai Pekerjaan Diduga Asal Jadi

Jawara LKBA Desa Margagiri Kembali Raih Penghargaan Kategori Utama di Proklim 2025

Tak Ditemui Gubernur saat Evaluasi Truk Odol, Mahasiswa Bojonegara Kecewa

Ada 47 Perusahaan Tambang yang Beroperasi di Bojonegara dan Puloampel

Tolak Truk Odol Melintas di Jalan Raya Serang-Cilegon, Warga Kramatwatu Kembali Gelar Aksi

Next Post
UMK Tangsel Rp 4,6 Juta, Beratkan Perusahaan Hingga Akhirnya PHK Pekerja

UMK Tangsel Rp 4,6 Juta, Beratkan Perusahaan Hingga Akhirnya PHK Pekerja

Dukung Penerapan SPAB, Kemenag Cilegon Bakal Surati Madrasah se-Kota Cilegon

Dukung Penerapan SPAB, Kemenag Cilegon Bakal Surati Madrasah se-Kota Cilegon

SMPN 1 Pandeglang Bentuk Tim TPPK untuk Tangani Lonjakan Kasus Kekerasan dan Bullying

SMPN 1 Pandeglang Bentuk Tim TPPK untuk Tangani Lonjakan Kasus Kekerasan dan Bullying

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026 20:43

RADARBANTEN.CO.ID - Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset...

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

by Mulyadi
Jumat, 17 April 2026 19:54

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menunjukkan celurit yang digunakan 14 anak terduga pembunuh seorang pelajar, Jumat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak