• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

1.288 Bidang Tanah Milik Pemkab Belum Bersertifikat, Didominasi Sekolah

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 26 Oktober 2023 10:13
in Kabupaten Serang
1.288 Bidang Tanah Milik Pemkab Belum Bersertifikat, Didominasi Sekolah

SERANG, RADRABANTEN.CO.ID-Sebanyak 1.288 bidang tanah milik Pemkab Serang belum memiliki status jelas atau bersertifikat. Proses sertifikasi terhambat lantaran banyaknya lahan yang dokumennya tidak lengkap atau sama sekali tidak ada.

Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Indra Gunawan mengatakan, baru sekitar 23,78 persen aset milik Pemkab Serang yang bersertifikat dari total 1.690 bidang tanah aset di Kabupaten Serang. “Kami di bidang aset mengkoordinir semua, kesehatan, pekerjaan umum, pertanian dan sekolah. Kita baru punya 402 sertifikat atau baru sekitar 24 persen dari keseluruhan lahan. Sisanya belum bersertifikat,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 25 Oktober 2023.

RelatedPosts

Becak listrik Prabowo

190 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Kabupaten Serang

Senin, 19 Oktober 2026 17:49
Pengawasan bahan baku makanan MBG

Perluas Pengawasan SPPG, Satgas Percepatan MBG Bakal Pantau Kualitas Bahan Baku Makanan

Senin, 19 Oktober 2026 08:02
Kang Nong Kabupaten Serang 2026

Kang Nong Kabupaten Serang 2026: Hazim dan Alda Juara

Senin, 19 Oktober 2026 07:19
Kang Nong 2026

Disporapar Kabupaten Serang Siapkan Pembinaan untuk Kang Nong 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 18:01

Menurut Indra, aset paling banyak yang belum memiliki sertifikat adalah lahan sekolah. Contohnya, SDN 4 Anyar. “Sebagian besar sekolah, karena komposisi tanah Pemda paling banyak sekolah. Otomatis sisa terbanyaknya yang belum, sekolah,” jelasnya.

Menurut Indra, banyaknya lahan yang belum bersertifikat karena pemerintahan sebelumnya tidak merampungkan pemberkasan. “Mungkin dulunya enggak ngeh legalitas tanah. Kemudian tidak mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan gugatan dan lain sebagainya. Dulu aman saja tidak di sertifikat sekarang cukup rawan,” jelasnya.

Indra mengaku, sertifikasi aset mulai digiatkan sejak enam tahun lalu atau sejak tahun 2017. Sudah banyak aset yang didaftarkan ke BPN, namun baru 402 aset yang sertifikatnya diterbitkan.

“Banyak yang sudah didaftarkan ke BPN, tapi banyak yang belum jadi, karena berdasarkan verifikasi dari BPN belum memenuhi syarat atau kekurangan kelengkapan berkas atau ada asal usul kepemilikan yang belum jelas untuk jadi sertifikat. Secara berkas sudah 600 lebih yang diajukan ke BPN, tapi dari pendaftaran mengikuti prosedur daftar permohonan hak belum sebanyak itu juga,” jelasnya.

Diakui Indra, ada banyak kendala dalam proses sertifikasi karena banyaknya lahan yang dokumennya tidak lengkap.“Karena tanah pemda kalau bukan dari pembelian, ya ada yang tidak ada sama sekali dokumennya. Ada yang ada tetapi sepotong-sepotong kaya SDN 4 itu. Baru sebagian seperti itu hanya ada surat keterangan saja, girik saja, SPPT saja, tidak dilengkapi dengan yang lain,” jelasnya.

Tahun ini, pihaknya menargetkan 300 aset Pemda tersertifikasi. “Sampai dengan sekarang sudah 192 berkas yang masuk ke BPN semoga dapat diterbitkan,” jelasnya.

Terkait lahan SDN 4 Anyar, pihaknya berupaya untuk menerbitkan sertifikatnya dengan melengkapi persyaratan-persyaratannya ke BPN. “Selasa kita rapat di BPN, membahas salah satunya pensertifikatan tanah sekolah yang asalnya tanah bengkok, karena berbeda persyaratannya yang mulanya tanah bengkok dan tanah lainnya,” katanya.

Meski belum bersertifikat, dia menjamin lahan tersebut milik Pemkab Serang.

“SDN 4 Anyar berdasarkan status lahan milik Pemda Kabupaten Serang, sesuai dengan dokumen pendirian. Awal mulai sekolah itu ada tahun 74 penggunaannya 75. Ini berdasarkan program dari pemerintah pusat yaitu SD Inpres. Lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah menggunakan tanah bengkok, dan sekarang aset Pemda,” tegasnya.

Menanggapi ahli waris yang memiliki dokumen berupa kekitir, Indra menjelaskan, dokumen tersebut diterbitkan oleh pemerintah untuk penggarap lahan agar dapat ditarik pajaknya. “Itu bisanya diberikan kepada penggarap lahan yang diterbitkan untuk menarik pajaknya. Termasuk tanah bengkok bisa diterbitkan kekitir atau sekarang disebut SPPT nya nuntuk menarik pajaknya,” pungkasnya. (*)

Editor : Merwanda

Tags: aset pemkab serangBPKAD Kabupaten Serangkabupaten seranglahan sekolahPemkab Serangsengketa asetseritifikat tanah dan sertifikat asetsertifikasi asetsertifikat tanahtarget sertifikasi aset
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Anies Baswedan Kunjungi Ponpes Albadar Jayanti Tangerang

Next Post

Milad ke-30, MAN 1 Lebak Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

Next Post
Milad ke-30, MAN 1 Lebak Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

Milad ke-30, MAN 1 Lebak Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

Gunung Anak Krakatau Siaga

Anak Krakatau Masih Siaga, Terekam 26 Kali Gempa Hybrid dalam Enam Jam

Senin, 19 Oktober 2026 11:25
Lengkong Wetan

Jalan Kawasan Perkantoran Lengkong Wetan Tangsel Jadi Tempat Nongkrong ABG, Dipadati Motor dan PKL

Minggu, 18 Oktober 2026 13:52
Tradisi Bedolan Pamarayan

Ribuan Warga Meriahkan Tradisi Bedolan Pamarayan

Minggu, 18 Oktober 2026 09:32
Sertijab Polda Banten

Dilantik Kapolda Banten, AKBP Muhammad Fauzan Syahrir Resmi Menjabat Direktur Reskrimum

Selasa, 20 Oktober 2026 07:37
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid

Jelang Musim Hujan, Bupati Tangerang Tinjau Titik Rawan Banjir di Pasar Kemis

Senin, 19 Oktober 2026 17:51
Budi Rustandi kumpulkan ASN Kota Serang

Budi Rustandi Bakal Kumpulkan Lurah, Camat, dan ASN Pemkot Serang

Senin, 19 Oktober 2026 17:09
pilkades serntak di lebak

12 Desa di Lebak Akan Gelar Pilkades Serentak

Minggu, 18 Oktober 2026 15:11

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

bus listrik Serang

Bus Listrik di Kota Serang Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Masih Dikaji

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 20 Oktober 2026 14:07
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menargetkan layanan bus listrik mulai beroperasi pada 2027. Saat ini, Pemkot Serang bersama...

calon jemaah haji asal Lebak

444 Calon Jemaah Haji asal Lebak Akan Berangkat Pada Musim Haji 2027

by Nurabidin
Selasa, 20 Oktober 2026 14:02
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Kementerian haji dan Umroh Kabupaten Lebak tengah mempersiapkan pemberangkatan jemaah calon haji asal Lebak pada musim haji...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.