SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, jumlah pelamar yang sudah terdaftar di Job Fair 2023 sebanyak 5.469 orang.
Padahal, pada perhelatan Job Fair 2023 yang bakal berlangsung sampai besok itu hanya menyediakan sekira 5 ribu lowongan pekerjaan.
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan, ada 53 perusahaan yang mengikuti Job Fair 2023. Jumlah pelamar terus meningkat. “Hari ini kita menyiapkan formasi tiga ribu,” ujar Septo, Rabu, 25 Oktober 2023.
Untuk menghindari penumpukan massa, ia mengaku pihaknya menggunakan nomor antrian registrasi melalui online. “Mereka scan barcode, nanti mereka mengupload dokumen-dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan,” terangya.
Pada Job Fair 2023 ini, Septo menargetkan penyerapan tenaga kerja sebanyak lima ribu orang. Diakui hal itu tak sebanding dengan jumlah pengangguran di Banten yang mencapai sekira 680 ribu orang.
Kata dia, penempatan kerja pada Job Fair kali ini tak hanya di Banten, tapi juga untuk peluang kerja ke luar negeri. Untuk itu, pada Job Fair 2023 ini, BP2MI ikut berpartisipasi. “Ada peluang ke Korea, Jepang, dan Taiwan,” tuturnya.
Dari sekira 5 ribu lowongan pekerjaan yang tersedia, sekira 40 persen di antaranya adalah lowongan ke luar negeri. “Nah ini kan mencegah dari pelaksanaan pengiriman tenaga kerja non prosedural seperti yang kemarin terjadi viral ditawan katanya di satu negara ASEAN. Itu kita mencegah itu dan kemarin juga kita dengan Kota Tangerang itu kita menggerebek satu tempat penampungan yang empat orang ibu-ibu yang akan diberangkatkan secara non prosedural ke Timur Tengah kemudian kita menerima 4 orang juga yang digerebek oleh Kementerian Tenaga Kerja itu untuk mendapatkan ke Timur Tengah,” ungkapnya.
Kata Septo, apabila dilakukan secara prosedural, lamaran untuk bekerja ke luar negeri memang memakan waktu dan sedikit biaya. Namun, akan lebih aman dan lebih terjamin.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, Job Fair 2023 ini merupakan rangkaian agenda HUT ke 23 Provinsi Banten. “Ini bagian upaya kita untuk mengurangi pengangguran dan mengkomunikasikan pemberi kerja dan pencari kerja maka kita fasilitasi dengan Job Fair,” tuturnya.
Al berharap, kegiatan Job Fair 2023 ini menjadi jawaban dan ikhtiar pemerintah hadir dalam memadukan pencari kerja dan pemberi kerja.
“Banyak yang begerak pada bidang jasa kemudian kimia dasar, logam dan produk plastik dan itu perusahaan perseoran swasta yang ada di Provinsi Banten. Ini momen kita melakuka macth sistem pendidikan yang ada di kita atau vokasi kesesuaiannya dengan lapangan pekerjaan,” terang pria yang masih menjabat sebagai Sekda Banten definitif ini.
Ia berharap, langkah ini dapat mengurangi angka pengangguran. Pihaknya berharap ada 5 ribu bahkan lebih tenaga kerja yang terserap. “Mudah mudahan langkah ini dapat berkembang dan bagi pengusaha untuk berusaha di Banten juga menguntungkan,” ujarnya.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











