TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Terkait terjadinya pecah kongsi pada partai koalisi pengusung pasangan Capres-cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, rupanya dianggap hal yang biasa oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Irvansyah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Irvansyah mengatakan, dalam dunia perpolitikan itu semuanya dinamis, karena semua hal bisa terjadi.
Namun untuk koalisi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang mendatang, yang menentukan sebenarnya adalah dari hasil pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024.
“Jadi, yang paling menentukan arah koalisi dalam Pilkada nanti sebenarnya tergantung pada hasil Pileg 2024,”ungkap Irvansyah, Rabu 25 Oktober 2023.
Menurutnya, PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang dalam menentukan arah koalisi untuk Pilkada Kabupaten Tangerang sudah pasti menunggu arahan dari DPP terkait koalisi. Sebab katanya. Dimana, DPC PDI Perjuangan apakah harus ikut tarikan koalisi pada Pilpres atau tergantung kebutuhan daerah masing-masing.
“Iya, kami pastinya menunggu arahan DPP harus ikut tarikan koalisi Pilpres atau tergantung kebutuhan daerah masing-masing,” ucapnya.
Kata Irvansyah, untuk menatap Pilkada Kabupaten Tangerang esok, partainya harus bisa memenangkan Pileg 2024, minimal memperoleh 11 kursi dari 55 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Tangerang.
“Makanya, target kami akan berusaha memperoleh 14 kursi. Sehingga hal itu bisa memuluskan perjalanan dalam Pilkada Kabupaten Tangerang esok,” katanya.
Ditanya terkait sudah adakah komunikasi intens antara partai terkait Pilkada Kabupaten Tangerang?. Irvansyah menambahkan bahwa saat ini memang belum ada jalinan komunikasi antar partai di Kabupaten Tangerang terkait Pilkada.
“Belum ada, masih tipis-tipis aja. Kan semua partai masih fokus pada Pileg,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Abdul Rozak











