SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan warga Banten yang berasal dari pondok pesantren, organisasi keislaman hingga majelis taklim menggelar aksi bela Palestina, Jumat, 3 November 2023.
Mereka pengecaman atas penyerangan Israel terhadap Palestina yang menimbulkan korban jiwa dari rakyat sipil.
Sebelum aksi bela Palestina, mereka salat Jumat di Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang. Kemudian long march menuju Alun-alun Barat, Kota Serang.
Massa meneriakkan “Free Palestine” sebagai bentuk dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Bahkan membawa bendera Palestina dan Indonesia yang cukup panjang yang dikibarkan dalam aksi tersebut.
Aksi itu juga diiringi teatrikal seorang ibu yang menggendong anaknya yang sudah terbalut kain kafan, menceritakan anak-anak juga turut menjadi korban akibat aksi penyerangan Israel terhadap Palestina.
KH Enting Abdul Karim mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas warga Banten terhadap rakyat Palestina yang menderita akibat penyerangan zionis Israel.
Ia mengaku, aksi yang diikuti oleh beberapa pondok pesantren hingga majelis taklim itu diikuti setidaknya 11.000 orang.
“Aksi hari ini bentuk solidaritas kita terhadap saudara kita di Palestina. Ini massa yang datang sekitar 11.000 dari pesantren-pesantren yang ada di Banten,” ujarnya di sela-sela aksi.
Ia mengatakan, akibat dari perang tersebut, banyak warga sipil yang meninggal dunia akibat keganasan dari penyerangan Israel.
“Ini bukan terkait hamas atau bukan hamas, ini terkait pembantaian rakyat sipil. Korban sampai hari ini sudah sampai 20 ribuan, meninggal 12 ribu dan luka-luka 8 ribu lebih,” katanya.
Ia mengatakan, aksi tersebut tidak hanya dilakukan oleh umat Islam saja. Sebab memahami kondisi Palestina saat ini merupakan bentuk dari sifat kemanusiaan.
“Maka kami dari umat Islam Banten yang tergabung dalam aliansi masyarakat Banten. Ini tidak membatasi harus umat Islam saja, karena untuk memahami Palestina tidak perlu menjadi muslim, menjadi manusia saja sudah cukup bahwa ini adalah kasus kemanusiaan,” tuturnya.
Dalam aksi tersebut dilakukan doa bersama serta menggalang donasi, yang nantinya akan dikirimkan ke Palestina.
“Kami akan memberikan doa dan menggalang donasi untuk sudara saudara kita yang menjadi keganasan zionis Israel,” ucapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











