SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tingkat kepuasan warga Banten terhadap kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang telah menjabat satu tahun ini masih sangat rendah. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC).
IPRC bekerjasama dengan Laboratorium Citizenship, Environment & Digital Democracy Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merilis tentang persepsi warga Banten terhadap kinerja pemerintah dan dinasti politik.
Dari survei yang dilakukan pada periode 3-10 Oktober 2023, IPRC melakukan survei dengan 1.200 sampel yang tersebar di wilayah perkotaan dan pedesaan di delapan Kabupaten dan Kota di Banten.
Hasil dari sampling itu, IPRC menemukan hanya 29,5 persen warga Banten yang merasa puas dengan kinerja Al Muktabar. Tingkat kepuasan kinerja Al Muktabar itu masih sangat rendah dan hanya berbanding beberapa persen dengan tingkat ketidakpuasaan warga yang mencapai 28,4 persen.
Bahkan, 42,1 persen lagi mengaku tidak tau atau tidak mengenal dengan sosok Al Muktabar yang sudah menjabat sebagai Pj Gubernur Banten selama satu tahun terakhir.
Tedy Nurzman selaku Direktur Operasional dan Data IPRC menyebut bahwa terdapat beberapa faktor mengapa kinerja Al Muktabar masih sangat rendah bahkan banyak warga Banten yang tidak mengenal Al Muktabar.
Yakni Al Muktabar terpilih sebagai Pj Gubenur Banten tanpa melalui pesta demokrasi hanya berupa penunjukan dari Pemerintah Pusat saja.
“Al Muktabar tidak menjadi Gubernur melewati proses Pemilu, tidak dirayakan, sehingga tingkat popularitas Al Muktabar. Al Muktabar juga belum memberikan kebijakan populer yang dapat meningkatkan popularitas Al sebagai Pj Gubernur Banten,” kata Tedy dalam rilis temuan hasil survei IPRC di Kota Serang, Rabu 15 November 2023.
Selain itu, IPRC juga merilis temuan tentang tingkat kepuasan Gubernur Banten periode 2017-2022 yakni Wahidin Halim. IPRC menemukan tingkat kepuasan terhadap kinerja Wahidin Halim mencapai 52,8 persen, dengan tingkat ketidakpuasan hanya 29,9 persen, dan tingkat ketidaktauan warga hanya 17,3 persen.
“Wajar jika pak Wahidin Halim tingkat popularitasnya cukup tinggi, karena beliau adalah Gubernur yang dirayakan mulai dari pendaftaran hingga pencalonannya,” ungkapnya.
Dalam survei itu, IPRC juga mencatat bahwa masyarakat Banten menilai Pembangunan Infrastruktur, Penanganan pandemi Covid-19, dan
Bantuan sosial merupakan keberhasilan Pemerintah Provinsi Banten yang paling dirasakan.
Persoalan harga kebutuhan pokok mahal dan Lapangan kerja minim masih menjadi persoalan
utama masyarakat Banten yang belum berhasil terpecahkan.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak












