CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Politisi senior sekaligus mantan petinggi Partai Golkar Kota Cilegon Muhtadi Habli menyarankan agar DPD Golkar Kota Cilegon bersikap objektif guna mempertahankan kebesaran partai.
Pandangannya itu menyusul munculnya dua nama kandidat Bakal Calon Walikota Cilegon dari DPP Partai Golkar.
Diketahui, kandidat Bakal Calon Walikota Cilegon yang dimunculkan DPP Partai Golkar adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Cilegon Ratu Ati Marliati dan Sekretaris DPD Partai Golkar sekaligus Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj.
Muhtadi menjelaskan, kemunculan nama Isro bisa jadi sebagai konsekuensi dari kekalahan Golkar pada Pilkada tahun 2020 lalu.
Di sisi lain, DPP pun menilai Isro memiliki kans yang baik untuk menjadi alternatif pilihan kandidat Bakal Calon Walikota Cilegon.
Pria yang pernah menduduki jabatan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Cilegon itu pun menilai Isro menjadi sosok potensial untuk bisa dicalonkan sebagai kandidat nanti.
“Bukan saya membanggakan Isro. Isro itu kader baik juga di Golkar,” ujar Muhtadi, Minggu 26 November 2023.
Isro saat ini memiliki jabatan yang sangat strategis yaitu sebagai Ketua DPRD Kota Cilegon. Di sisi lain Muhtadi menilai Ratu Ati Marliati pun belum stabil pasca kekalahan di Pilkada 2020 lalu.
Karena itu, jika Golkar Kota Cilegon ingin mempertahankan kebesaran partai lebih baik bersikap objektif dalam menentukan kandidat nanti.
“Lebih baik objektif saja Golkar untuk di pilkada tahun depan. Untuk mempertahankan kebesaran partai harus objektif,” ujarnya.
Muhtadi mengaku tidak memiliki tendensi ke satu pihak tertentu. Dia menyampaikan pendapatnya itu karena merasa telah besar bersama Golkar, bahkan satu-satu partai yang ia masuki sejak dahulu hingga saat ini hanya Golkar.
“Darah saya darah Golkar, saya gak pernah masuk kepengurusan partai selain Partai Golkar hingga saat ini,” ujarnya. (*)
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











