SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga saat ini masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya.
Bahkan, dalam satu hari, pada tanggal 5 Desember 2023 sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, terjadi 12 kali erupsi atau letusan.
Kepala Pos Pemantau GAK, Deni Mardiono, menyatakan jika aktivitas vulkanik dari GAK saat ini masih cukup tinggi dan berstatus siaga atau level tiga.
Bahkan, berdasarkan hasil rekapitulasi data harian aktivitas vulkanik GAK, telah terjadi sebanyak 12 kali letusan pada hari ini dengan ketinggian kolom abu yang variatif.
“Dari pukul 00.00-12.00 sudah terekam 12 kali letusan, tinggi kolom letusan 300-1.000 meter dari puncak,” tegasnya.
Akibat letusan tersebut, GAK memuntahkan material vulkanik ke udara berwarna kelabu dan hitam tebal.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada warga ataupun wisatawan agar tidak mendekati GAK dengan menjaga jarak aman, yaitu tidak mendekati puncak GAK dengan radius lima kilometer.
“Jadi selebihnya dari lima kilometer itu aman dari aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Jadi wisatawan Anyer dan sekitarnya aman dari erupsi, jadi bukan aman dari gelombang lautnya, beda lagi kita hanya menangani tentang gunung api,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu-isu hoaks yang beredar tentang GAK.
Pihaknya pun meminta agar masyarakat mengikuti imbauan dari Pemerintah khususnya, BPBD setempat.
“Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, selalu berkoordinasi dengan BPBD setempat, tetap mematuhi rekomendasi yang kita keluarkan bahwa masyarakat atau wisatawan untuk tidak mendekat dalam radius lima kilometer dari kawah, selama level siaga atau level tiga dari Anak Krakatau,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agus Priwandono












