PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang sepanjang tahun 2023 mencatat jumlah penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) 2.332 orang yang tersebar di wilayah Pandeglang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Pandeglang Dian Handayani mengatakan, TBC disebabkan oleh bakteri menular dari percikan air liur dari penderita ke orang sehat.
“Iya penderitanya ada hampir merata TBC di setiap kecamatan ada di Pandeglang, tercatat 2.332 orang selama tahun 2023. Penderitanya lumayan banyak, usianya di semua umur mulai dari usia anak, remaja sampai dewasa,” ungkapnya, Kamis, 7 Desember 2023.
Untuk itu, kata Dian, penting menjaga etika batuk menggunakan ujung siku agar tidak menularkan bakteri, kalau menggunakan tangan itu akan menular kepada orang yang sehat.
“Karena penyebabnya bakteri tuberkulosis itu menular dari percikan air liur bersin dari penderita ke orang yang sehat, daya tahan tubuhnya tidak normal orang itu bisa terkena TBC,” katanya.
“Kalau dari rokok itu hanya bisa memperparah saja penderita TBC itu sendiri,” sambungnya.
Selain itu, kesehatan dari lingkungan penting harus terjaga dengan bersih, ventilasi di kamar sebaiknya dibuka setiap hari.
“Dari segi kesehatan lingkungan perumahan biasanya harus dibuka jendelanya setiap pagi, karena TBC itu kumannya akan mati jika terkena sinar matahari ultraviolet,” tuturnya.
Sebaran kasus TBC terbanyak di Pandeglang terdapat di Labuan dengan 143 orang, Picung 115, Mandalawangi 113 orang, dan Panimbang 110 orang.
Editor : Merwanda











