PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-OTK (Orang Tak Dikenal) diduga melakukan aksi penipuan mencatut nama pejabat eselon II baru dilantik oleh Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani. Pejabat eselon II baru yang baru saja dilantik oleh Bupati Pandeglang sebanyak 9 orang.
Ke-sembilan pejabat baru yaitu Budi Suhardiman Januardi dari Staf Ahli Bupati Pandeglang Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang.
R Goenara Daradjat dari Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia menjadi kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
Puji Widodo Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik menjadi Kepala Diskomsantik.
Bunbun Buntaran dari Kepala Diskoperindag menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan.
Ratu Tanti Darmiasih dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Rahmat Zultika dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Tb Nandar Suptandar dari Kepala Diskonsantik menjadi Asda III.
Sutoto dari Kepala Bappeda menjadi kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang.
Roni kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang menjadi Kepala Dinas PUPR.
Beberapa saat pasca pelantikan, OTK diduga melancarkan aksi penipuan menghubungi bagian keuangan atau bendahara dan para pegawai.
Modus OTK meminta uang dengan mengatasnamakan pejabat baru dilantik.
Salah satu OPD yang menjadi sasaran modus penipuan tersebut yakni Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang.
Sekretaris Diskomsantik Kabupaten Pandeglang Abdul Latif mengatakan, kemarin sesaat setelah pelantikan ada ada OTK yang mengatasnamakan pimpinan meminta sejumlah uang.
“Meminta sejumlah uang kepada bagian keuangan dengan mengatasnamakan pimpinan,” katanya, Jumat, 8 Mei 2026.
Pimpinan baru Diskomsantik saat ini Puji Widodo yang sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Menggantikan Tb Nandar Suptandar yang sebelumnya Kepala Diskomsantik kini menjadi Asda III Setda Pandeglang.
“Saat OTK menghubungi bagian keuangan, langsung melakukan konfirmasi internal. Menghubungi pimpinan dan benar saja permintaan uang itu bukan dari pejabat baru maupun pejabat lama.
“Untuk itu Kami mengimbau kepada seluruh pegawai agar lebih berhati-hati apabila menerima telepon, pesan singkat maupun komunikasi lain yang mengatasnamakan pejabat tertentu,” katanya.
OTK memanfaatkan pergantian pejabat untuk mengambil keuntungan dengan melakukan aksi penipuan. Modusnya menjadi pimpinan dan meminta uang.
“Modus serupa diduga bukan hanya Diskomsantik tetapi menyasar beberapa OPD lainnya. Untuk itu kepada seluruh pegawai diminta untuk tidak mudah percaya terhadap permintaan uang ataupun bantuan yang disampaikan melalui sambungan telepon maupun aplikasi pesan instan tanpa adanya konfirmasi resmi,” katanya.
Latif mengimbau kepada masyarakat dan ASN untuk tidak langsung percaya begitu saja pada orang meminta uang. Sekalipun misal dalam profilnya memakai foto pejabat tertentu.
“Pokoknya jangan percaya begitu saja apalagi sampai mentransfer uang. Pastikan dulu kebenarannya dan apabila janggal maka bisa melaporkan kepada pihak berwenang,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi










