SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pedagang Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, mengeluh akibat semakin pedasnya harga kebutuhan pokok, seperti cabai merah yang kini tembus Rp100 ribu per kilogramnya.
Kenaikan harga cabai merah jelang Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) itu sudah terjadi sejak dua minggu yang lalu. Pedagang mengeluh lantaran omsetnya semakin merosot.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Rau Virgiawan mengatakan, harga cabai cabai saat ini kondisinya cukup memprihantinkan. Sebab, harga cabai merah kini naik sekitar 125 persen dari yang sebelumnya diangka Rp30 ribu per kilogramnya.
“Kondisi harga sekarang sangat memprihatinkan. Kondisi sekarang pada mahal ke satu cabai, kenaikannnya bisa sampe Rp100 ribu per kilogramnya dari sebelum Rp30 ribu,” ujarnya, Jumat 8 Desember 2023.
Ia mengaku, harga cabai belakangan ini terus mengalami kenaikan, dan tak kunjung turun. Kenaikan harga itu membuat pedagang kesulitan untuk menjualnya.
“Sangat tinggi sekali kenaikan 100 persen lebih, cabai rawit aja sampai Rp85 ribu hingga Rp100 ribu per kilo, penyebab yang apakah inflasi, dampak kemarau tidak tau,” katanya.
Ia menuturkan, untuk stok kebutuhan bahan pokok terbilang aman. Namun, dari kenaikan harga tersebut membuat pembeli ikut mengeluh.
“Stok sendiri lancar, hanya harga dikatakan tidak sesuai harapan pedagang dan konsumen,” ucapnya.
Akibat kenaikan harga itu, ia mengaku mengalami penurunan omset secara drastis hingga 70 persen.
“Sangat (omzet turun) karena harga tinggi, penurunan omset kira-kira mencapai 70 persen,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











