CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon menggencarkan operasi terhadap truk kelebihan muatan atau Over Dimensi Over Loading (ODOL) dan pengangkut pasir basah di Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Operasi truk ODOL dan pengangkut pasir basah tersebut telah dilakukan selama tiga bulan.
Kepala Seksi Pengawasan Pengemudi dan Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Cilegon, Faturrohman mengatakan, operasi truk ODOL dan pasir basah yang digelar sejak tiga bulan lalu tersebut telah berhasil menjaring puluhan pelanggar setiap harinya.
“Operasi ini sudah lama sebetulnya, sudah kita lakukan kurang lebih tiga bulan kita lakukan. Hari ini sih sudah mulai sedikit, hanya ada lima kendaraan. Per hari kurang lebih di bawah 10 dibandingkan bulan lalu,” katanya, Rabu 27 Desember 2023.
Menurut Faturrohman, banyaknya pelanggaran terkait truk ODOL dan pasir basah tersebut lantaran masih ada sejumlah sopir yang mengaku belum mengetahui aturan tersebut. Sisanya, dilakukan oleh sopir yang membandel dan tetap memaksa memuat muatan berlebih.
“Pertama, alasan masih melakukan pelanggaran ini mereka tidak tahu adanya aturan yang ada ini. Kedua, memang masih ada sopir yang mencoba-coba untuk lewat,” ujarnya.
Terhadap para pelanggar terkait truk ODOL dan pasir basah tersebut, kata Faturrohman, saat ini pihaknya hanya menyuruh para sopir untuk putar balik ke tempatnya kembali untuk mengurangi muatannya.
“Sanksi pernah kita lakukan berupa penilangan, cuma akhir-akhir ini kita putar balikkan untuk kembali ke masing-masing galian,” ucapnya.
Operasi truk ODOL dan pasir basah yang digencarkan oleh Dishub Kota Cilegon tersebut mendapat respon positif dari pengendara lainnya di JLS.
Ahmad Suhada warga Samangraya, Kota Cilegon yang sehari-harinya harus melewati JLS untuk berangkat kuliah tersebut mengapresiasi langkah Dishub Kota Cilegon yang menertibkan truk ODOL dan pasir basah.
“Iya ini bagus ya, karena kan truk truk yang bawa muatan banyak ini juga bisa merusak jalan dengan cepat,” ujarnya.
Ia juga mengaku terbantu dengan adanya penindakan yang dilakukan Dishub Kota Culegon terhadap truk yang membawa pasir basah karena cukup membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Saya pernah jatuh di sini karena licin jalannya bekas ada truk yang bawa pasir masih basah itu,” pungkasnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Abdul Rozak











