PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tembok Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi sekunder tepatnya di Kampung Leuwikopo, Desa Parungkokosan, Kecamatan Cikeusik mengalami longsor akibat tergerus air yang dialirkan dari Bendungan Cibaliung. Longsoran TPT terjadi karena tidak adanya pemeliharaan atau perbaikan dari pihak berwenang yakni Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3).
Terjadinya longsoran TPT menyebabkan aliran air mengalir deras menggerus tebing tanah bahu jalan raya Desa Parungkokosan.
Warga Kampung Leuwi Kopo, Desa Parungkokosan, Hadi mengatakan, baru dua hari hujan TPT saluran irigasi sekunder Bendungan Cibaliung longsor.
“Longsoran sudah parah menggerus tembok penahan tanah pada saluran irigasi. Hingga membuat bangunan ambruk,” katanya, kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 8 Januari 2024.
Hadi memohon, kepada pihak instansi terkait, yakni Balai Besar, yang berkaitan dengan pembangunan saluran irigasi agar segera melaksanakan perbaikan secara permanen. Jangan hanya bersifat sementara dan melakukan pengecekan tanpa ada tindakan nyata.
“Saya mohon dengan sangat jangan hanya janji dari tahun 2022, 2023 dan sekarang sudah 2024, belum juga ada tanda mau dibangun atau diperbaiki. Saya memohon dengan sangat kepada pemerintah terkait untuk segera dibangun, untuk segera diperbaiki soalnya longsoran sudah mau mendekati ke jalan raya,” katanya.
Terjadinya longsoran, diungkapkan Hadi, hal itu menyebabkan saluran irigasi mengairi puluhan ribu hektar area sawah se Kecamatan Cikeusik menjadi terganggu. Saluran irigasi Leuwikopo mengalami longsor karena memang tidak ada perawatan dan pemeliharaan dari semenjak dibangun.
“Kurang lebih sudah 25 tahun belum pernah ada rehab. Dan terkait hal ini sebetulnya sudah dilaporkan dan usulan. Kepada pihak Balai Besar namun hanya janji dan janji saja,” katanya.
Sumber air saluran irigasi ini, berasal dari Bendungan Cibaliung. Kemudian dialirkan ke beberapa desa di Kecamatan Cikeusik.
“Longsoran ini harus segera mendapatkan penanganan. Jika tidak maka akan mengancam terputusnya akses jalan akibat badan jalan longsor tergerus saluran irigasi,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya











