LEBAK – Sebanyak 50 ribu wisatawan mengunjungi Pantai Sawarna di Kecamatan Bayah pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Wisata pantai di Lebak Selatan terkenal dengan keindahan pantai yakni pasir putih dan lautnya yang tenang. Salah satunya pantai Legon Pari, Desa Sawarna yang memiliki air yang tenang dan cocok bagi wisatawan yang hendak berenang dan bersantai.
“Selama libur Nataru 2024 pengunjung kawasan Pantai Sawarna dan sekitarnya mencapai 40 sampai 50 ribu pengunjung. Jumlah ini turun drastis, biasanya pengunjung di atas 100 ribu orang,” kata Ketua Balawista Lebak AM Erwin Komarsukma, Selasa (9/1).
Dia mengaku tidak mengetahui penyebab penurunan kunjungan wisatawan yang cukup signifikan selama Nataru ke Sawarna. “Yang pasti hampir semua destinasi wisata pantai menurun. Mungkin banyak destinasi pilihan yang lain,” kata mantan Kades Sawarna ini.
Mantan anggota DPRD Lebak ini mengatakan, selama libur Nataru terjadi belasan kecelakaan laut (lakalaut) di Pantai Sawarna. Dari belasan laka laut tersebut dapat diatasi oleh tim Balawista yang berjaga.
“Libur Nataru kemarin ada Laka laut yang terseret ombak ada 16 kejadian. Alhamdulillah semua dapat terselamatkan oleh anggota Balawista,” ujarnya.
Erwin mengatakan, wisata pantai di Lebak Selatan telah menjadi salah satu tujuan wisatawan di Banten lantaran menyuguhkan keindahan alamnya yang masih terjaga.
“Pantai Legon Pari atau Karangtaraje ada tiga spot yang bagus, selain pasir putih yang landai, aman untuk berenang, juga ada Karangtaraje yang fenomenal dengan deburan ombaknya. Salah satu ikon di Sawarna juga ada Pantai Karang Beureum yang tidak jauh beda dengan Karang Taraje,” katanya.
Dia mengatakan, pasirnya yang bersih dan airnya sebening kristal, Legon Pari disebut white sand beach dengan keindahan alam yang masih terjaga, pantai ini banyak dikunjungi wisatawan. Mereka juga dimanjakan dengan bisa melihat matahari terbit dan terbenam di area yang sama.
“Bahkan banyak wisatawan yang menyebut jika Legon Pari adalah salah satu pantai untuk melihat matahari terbit terbaik di Indonesia,” ujarnya.
Reporter: Nurabidin











