SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana relokasi hunian tetap (huntap) untuk korban banjir bandang di Kecamatan Cipanas dan Lebak Gedong hingga saat ini belum terealisasikan.
Ratusan unit rumah didua kecamatan itu yang rencananya akan dibangun oleh Kementerian PUPR, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini belum dibangun. Padahal, bencananya sudah terjadi empat tahun silam.
Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Al Muktabar mengatakan, saat ini ratusan pengungsi korban banjir itu masih menempati hunian sementara (Huntara) yang disediakan pemerintah.
Pihaknya pun mendorong kepada pemerintah untuk segera membangun huntap untuk para korban itu.
“Pembangunan huntap ini harus segera dilakukan, pasalnya masyarakat yang terdampak sudah lama menunggu,” kata Al Muktabar pada Rapat Koordinasi terkait tindak lanjut pembangunan Huntap di Gedung KPK, Jakarta, Senin 29 Januari 2024.
Jikapun alokasi anggaran yang semula dijanjikan sepenuhnya dari BNPB tidak bisa direalisasikan karena berbagai faktor, Pemda siap untuk untuk mengalokasikan anggaran.
“Yang penting kita mempunyai kepastian hukum yang jelas, agar nanti tidak ada permasalahan hukum ditemukan ke depannya,” kata Al Muktabar.
Katanya, relokasi untuk para korban juga bisa dialokasikan melalui APBD. Ia pun bercerita sewaktu dirinya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten aktif. Dimana waktu itu dirinya mengalokasikan anggaran untuk huntap korban banjir di Kabupaten Pandeglang.
“Kami di tingkat TAPD akan mengkoordinasikannya terkait hal itu, yang penting kepastian hukumnya jelas,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











