PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Progres konstruksi proyek pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3, yakni ruas Cileles-Panimbang sepanjang 33 kilometer, sudah mencapai 61,50 persen.
Proyek pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 ini menghubungkan konektivitas dari Ibukota Jakarta menuju kawasan industri dan objek wisata ujung Pulau Jawa, yakni Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon.
Manajer Bidang Pengembangan Sistem PT Wika Serang-Panimbang, Muhammad Albagir, mengatakan, progres konstruksi proyek Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles sudah 55,08 persen.
“Sedangkan untuk Seksi 3 yakni ruas Cileles-Panimbang sudah mencapai 61,50 persen,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 2 Februari 2024.
Progres konstruksi itu berdasarkan hasil laporan bulan Januari 2024. Pengerjaan terus dikebut.
“Kalau kendala lahan di main road (jalur utama lintasan jalan tol). Tinggal tunggu eksekusi yang lahan Perhutani saja,” katanya.
Sementara yang sisanya, masih ada yang saat ini belum dibebaskan lahannya. Namun, titik lokasi bidang lahan bukan berada pada main road.
“Jadi dalam proses pengerjaan sebenarnya untuk saat ini tidak ada kendala yang krusial. Sehingga pengerjaan dapat berjalan sesuai direncanakan,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten, Wahyu Supriyo Winurseto, memberikan penjelasan bahwa BPJN Banten melaksanakan proyek Tol Serang-Panimbang Seksi 3 atau sepanjang 33 kilometer.
“Seksi 3 ini pembangunannya terbagi dua fase atau dua tahap,” katanya.
Pengerjaan tahap pertama sepanjang 17,4 kilometer ini kurang lebih sudah 58 persen, dan fase dua sepanjang 15,54 kilometer. Sudah dilaksanakan penandatangan kontraknya.
“Dan kami berharap kontrak ini sudah bisa mulai dikerjakan di awal tahun 2024 ini, dan untuk pembebasan lahan sudah di 84 persen. Sedangkan untuk di Kabupaten Pandeglang sendiri masih di angka 77 persen,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











