SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tengah berupaya untuk melakukan pengadaan lahan untuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang nantinya akan digunakan untuk membuang sekaligus mengolah sampah Kabupaten Serang.
Hal itu agar Pemkab Serang tak lagi bergantung ke daerah lain untuk membuang sampah-sampah di Kabupaten Serang.
Diketahui, saat ini kerja sama pembuangan sampah dengan Pemkot Cilegon mengalami penghentian sementara. Hal itu lantaran adanya protes dari masyarakat sekitar TPS yang menuntut diberikannya Kompensasi Dampak Negatif (KDN) yang ingin dibayarkan secara langsung.
Akibat dari pemberhentian sementara tersebut, sampah-sampah di sejumlah pasar dan tempat-tempat umum menggunung karena selama kurang lebih dua pekan tak dapat diangkut.
Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Serang Nanang Supriyatna mengatakan, Pemkab Serang saat ini mengalami kondisi darurat sampah lantaran tidak bisa membuang sampahnya ke TPS. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang berupaya agar Pemkab Serang dapat memiliki TPST sendiri sehingga tak lagi harus bergantung ke daerah lain.
“Kita sedang berupaya bahwa Serang harus mempunyai TPST tersendiri, artinya tidak tergantung ke daerah lain baik Cilegon ataupun Serang. Untuk kerjasama baik dengan Cilegon ataupun Serang ini bersifat sementara saja, hanya mungkin dua tiga bulan,” katanya, Minggu 4 Februari 2024.
Ia mengaku, telah menunjuk titik lokasi yang akan dijadikan TPST Kabupaten Serang yaitu yang berada di Desa Sigedong, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.
“Kami di Kabupaten Serang sedang mengupayakan lahan TPST tersendiri di mancak, berdampingan dengan TPS Bagendung Cilegon, itu sekitar 15 hektare tapi bertahap. 5 hektare dulu dan selebihnya akan kita tambahkan,” jelasnya.
Ia pun berharap, agar nantinya keberadaan TPST milik Kabupaten Serang ini tidak mendapatkan penolakan dari masyarakat sekitar.
“Kami mohon agar adanya pengertian dari masyarakat, jadi ketika sampah menumpuk begini di Kabupaten Serang, kami mohon masyarakat Sigedong dapat paham dan menerima untuk dibuatkan TPST,” tegasnya.
Selain melakukan pengadaan TPST baru, pihaknya juga saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap keberadaan TPST kibin yang baru dilaunching Bupati. Hal itu penting dilakukan agar nantinya pengelolaan sampah di TPST dapat berjalan maksimal.
“Kita juga sedang mengevaluasi proses pengolahan sampah di TPST kibin, incenerator dan dan RDF, itu sudah berjalan, namun sedang kita evaluasi supaya bisa maksimal. Supaya nantinya keberadaan TPST Kibin dapat menyelesaikan persoalan sampah di Serang Timur,” pungkasnya.
Selain itu, pihaknya juga sedang berupaya menjalin komunikasi dengan masyarakat di Bojong Menteng. “Kalau memungkinkan ke depan, itu juga kita upayakan TPST Bojong Menteng pun kita pertimbangkan juga, kita usahakan agar bisa dibuka kembali,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











