SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Serang berencana akan ikut melakukan aksi gabungan di gedung DPR RI di Jakarta.
Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mendesak agar pengesahan revisi undang-undang desa mengenai perpanjangan masa jabatan dapat segera disahkan.
Wakil Ketua Apdesi Kabupaten Serang M Aopidi mengatakan, unjuk rasa dilakukan dalam rangka menagih janji dari Ketua DPR RI Puan Maharani yang menjanjikan pengesahan revisi UU Desa akan dilakukan pada 7-8 Februari 2024.
“Tuntutannya kita menagih janji ibu puan maharani yang menjanjikan pengesahan revisi undang-undang desa terkait perpanjangan jabatan akan disahkan bulan ini pada tanggal 7-8, makanya kita tekan besok pada tanggal 6,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 5 Februari 2024.
Selain itu, aksi juga dilakukan guna menyikapi isu yang beredar mengenai rencana pengesahan revisi UU desa yang akan dilakukan setelah pemilu.
“Ada informasi yang kurang mengenakan bahwa undang-undang tersebut akan disahkan dan diberlakukan setelah pemilu, sedangkan tuntutan kita itu disahkan nya sebelum pemilu,” tegasnya.
Ia mengaku, jika tidak mempermasalahkan mengenai isi dari revisi UU desa yang sudah dirancang. Pihaknya hanya mendesak agar UU tersebut dapat segera disahkan dan diberlakukan sebelum pemilu.
Rencananya, akan ada sebanyak 326 bus yang diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti aksi. Setiap desa akan menyiapkan sebanyak 50 orang dengan satu unit bus yang akan digunakan untuk mengangkut masa aksi.
“Tapi targetnya satu desa satu bus. Totalnya ada sebanyak 326 bus. Kemungkinan bareng perangkat desanya karena setiap desa disiapkan satu bus dengan 50 orang masa,” terangnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pertemuan internal dengan pengurus Apdesi Kabupaten Serang untuk memastikan jumlah masa aksi yang akan dibawa.
“Ini sedang rapat internal masing-maisng kecamatan. Rencananya habis magrib kita ngumpul membicarakan itu. Belum ada pemberitahuan lanjutan ini, kabupaten serang saya belum mendapatkan informasi terkait berapa yang berangkat, nanti malam fiksnya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi











