LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – PT PLN (Persero) UP3 Banten Selatan berkomitmen untuk menjaga dan menjamin pasokan listrik pada hari pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari mendatang.
Pelaksanaan Pemilu tentunya tidak lepas dari segala peran PLN dalam menyiapkan sarana energi listrik.
Kehadiran PLN UP3 Banten Selatan merupakan upaya turut serta dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 dan untuk kenyaman masyarakat saat memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden, serta calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
Asisten Manajer Jaringan PLN UP3 Banten Selatan, Eko Juanda, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan posko siaga kelistrikan dan personel.
Keberadaan petugas disiagakan untuk menjaga pasokan listrik saat penghitungan hingga rekapitulasi suara Pemilu 2024.
“Lima posko siaga pemilu berada di Labuan, Pandeglang, Malingping dan Rangkasbitung,” katanya, Jumat, 9 Februari 2024.
PLN UP3 Banten Selatan telah menyiapkan 19 posko perwakilan. Setiap posko dilengkapi personel yang siaga dan tersebar di wilayah Kabupaten Lebak untuk memberikan pelayanan masalah kelistrikan.
“Satu posko, setiap piket ada dua orang. Kemudian sekitar 20 orang untuk penugasan khusus untuk standby, seperti di KPU, Bawaslu dan juga TPS-TPS ramai,” ujarnya.
“Teman-teman penyelenggara khususnya di tingkat desa atau kecamatan yang memang terjadi kendala kelistrikan silakan menghubungi posko-posko terdekat,” sambung Eko.
Dalam upaya langkah mitigasi, PLN UP3 Banten Selatqn sudah menyiapkan segala prasarana yakni, genset dan UPS atau penyedia listrik cadangan untuk disiagakan di kantor dan gudang KPU Lebak dan Pandeglang.
“Ada delapan genset yang disiapkan untuk Lebak dan Pandeglang, ini untuk pengamanan bisa digunakan oleh teman-teman penyelenggara,” ucap dia.
Lebih lanjut, Eko menyebutkan, PLN UP3 Banten Selatan telah menerjunkan tim untuk mengetahui dan memastikan bagaimana kelistrikan di wilayah-wilayah TPS berada.
“Kawan-kawan sudah turun ke masing-masing kecamatan untuk mengidentifikasi kelistrikannya. Kawan-kawan juga mendata TPS-TPS yang nanti menjadi pusat, mungkin di beberapa kecamatan ya,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











