SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Serang pada Pemilu 2024 meningkat. Tercatat pada Pemilu 2024, partisipasi pemilih mencapai 85,3 persen.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan Pemilu 2019 lalu yang mencapai 80 persen.
Ketua KPU Kabupaten Serang, Muhamad Nasehudin, bersyukur lantaran ada peningkatan angka partisipasi pemilih di Kabupaten Serang dari semula 80 persen lebih menjadi menjadi 85,2 persen.
“Kalau kita lihat dari 2019 ada peningkatan terkait dengan partisipasi pemilih kalau sebelumnya hanya 80 koma sekian persen, kalau sekarang kita lihat dari sisi pengguna mencapai 85,2 persen. Ada 1.045.449 yang menyalurkan hak pilihnya,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 4 Maret 2024.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang, Epi Priatna, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut serta menyukseskan Pemilu.
Di antaranya, KPU, Bawaslu, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat atau ormas, serta elemen masyarakat lainnya.
”Kami sangat bersyukur pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Serang berjalan lancar, aman, dan damai. Ini sebagai bukti kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi,” katanya.
Ia menilai, peningkatan partisipasi pemilih itu tentunya menjadi indikator keperdulian masyarakat terhadap Pemilu.
”Alhamdulillah berarti masyarakat benar-benar sudah sangat peduli terhadap Pemilu. Ada upaya-upaya datang ke TPS betul-betul ada kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negara, dalam hal ini ikut berpartisipasi dalam Pemilu,” jelasnya.
Di sisi lain, menurut Epi, peningkatan partispasi pemilih pada Pemilu 2024 juga tidak terlepas adanya upaya Badan Kesbangpol Kabupaten Serang melakukan sosialisasi Pemilu 2024 jauh-jauh hari, mulai tingkat kecamatan dengan melibatkan para tokoh masyarakat tokoh agama dengan sasaran kalangan masyarakat yakni kaum ibu-ibu.
”Sedangkan untuk sasaran pemilih pemula kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah baik SMA dan SMK. Kami juga memasang spanduk di semua kantor kecamatan, mengingatkan bahwa 14 Februari harus betul-betul diingat agar datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











