LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Lebak mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor.
Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, tercatat sebanyak 764 jiwa dan 191 rumah terdampak banjir dan tanah longsor.
Wilayah yang terdampak bencana banjiir dan tanah longsor terjadi di Lebak Selatan, tepatnya di Kecamatan Bayah, Panggarangan, Cilograng, dan Cibeber.
Untuk wilayah terdampak banjir terparah di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan koordinasi dengan relawan di 28 kecamatan untuk membantu warga yang terdampak.
“Saat ini relawan di lapangan terus melakukan peninjauan dan pemantauan, terkait dengan dampak dari cuaca ekstrem,”kata Febby saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 9 Maret 2024
Febby menuturkan, relawan juga telah mendistribusikan bantuan logistik kepada para korban terdampak di beberapa desa. Khususnya bagi mereka yang mengalami kerusakan rumah akibat bencana.
“Nanti kita lihat hasil asesmennya, setelah itu kita siapkan programnya perbaikan atau memang bangun ulang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Febby menambahkan, bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang berdampak terhadap beberapa infrastruktur yang membuat akses lalu lintas warga tersendat.
Untuk kondisi jalan longsor terjadi di Jalan Cikotok-Tegalumbu, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, dan jalan Kampung Jogjogan penghubung ke Kampung Sawah di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah.
“Ada ruas jalan yang terdampak longsoran sehingga membuat warga tidak bisa melintas, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Banten mengatasi kondisi tersebut,” pungkasnya.
Sementara, Agus Basri, warga Bayah mengatakan, hingga saat ini hujan deras masih terjadi Kecamatan Bayah. Sehingga, warga juga tetap waspada terkait dengan dampak banjir dan bencana lainnya.
“Kami terus waspada, takutnya ada banjir lagi dari luapan sungai dan drainase. Kalo sekarang kondisinya warga sudah ada di rumhnya masing-masing,” tuturnya.
BPBD Lebak mencatat, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan luka.
Untuk dampak kerugian materi akibat banjir dan tanah longsor masih dalam pendataan BPBD Lebak. (*)
Editor: Agus Priwandono












