TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikhud) Kota Tangsel menambah kuota penerimaan insentif untuk guru swasta di Kota Tangsel.
Kepala Dindikbud Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan, program bantuan insentif untuk guru swasta dilakukan sejak tahun 2022.
Menurutnya, jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya.
“Insentif bagi guru swasta sudah dimulai sejak tahun 2022, diawali dengan kuota 3.600 guru, kemudian pada tahun 2023 naik untuk 4.000 guru dan tahun 2024 bertambah menjadi 4.500 penerima manfaat,” ujar Deden dikantornya, Kamis, 14 Maret 2024.
Deden mengatakan, tidak ada persyaratan khusus bagi guru swasta untuk mendapatkan insentif ini. Guru swasta yang menerima insentif adalah guru yang mendapat usulan dari sekokah.
“Jadi bantuan ini untuk guru-guru yang belum tersertifikasi dan diusulkan pihak sekolah,” jelas Deden.
“Nominalnya per bulan Rp250 ribu per orang. Dibayarnya per bulan,” jelas Deden.
Deden menambahkan, selain menambah kuota insentif kepada para guru swasta, pada tahun ini Dindikbud Tangsel juga terus melakukan pembangunan fisik sekolah, seperti penambahan ruang kelas di SD Ciater 2 tahun 2022, kemudian pembangunan SDN Muncul 1, SDN Babakan 1, dan SMPN 16.
“Lalu kami juga merevitalisasi ada SDN Ciputat 1, itu yang memang sudah kurang layak. Sepanjang tahun ada kegiatan revitalisasi,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











