SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tahun ini, akan ada 1.200 jemaah haji asal Kabupaten Serang yang berangkat ke Makkah. Mayoritas dari jemaah haji tersebut telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Muhtadi, mengatakan bahwa dari total 1.200 jemaah haji asal Kabupaten Serang yang akan berangkat tahun ini, lebih dari 90 persennya telah melunasi Bipih.
“Yang sudah lunas itu berkisaran sudah hampir 1.100 lebih lah, ya tinggal beberapa persen lagi, memang belum semuanya lunas,” katanya saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Kamis, 14 Maret 2024.
Ia mengatakan, dalam proses pelunasan untuk biaya haji, ada tahapan-tahapan dan tenggat waktu untuk pelunasannya. Jemaah haji juga diperkenankan untuk membayarnya dengan cara dicicil.
“Ini mungkin ada tahapan-tahapan, tahap satu, tahap dua, dan perpanjangan untuk pelunasan. Nanti sampai bulan Maret ini, ya bulan Maret harus lunas semua, tinggal nanti kita pelaksanaan pemberangkatan rapat koordinasi dengan Forkopimda juga,” jelasnya.
Ia mengatakan, tambahan biaya untuk pemberangkatan haji tidak menyurutkan niat jemaah haji asal Kabupaten Serang. Bahkan, untuk tahun ini, tidak ada jemaah yang membatalkan pemberangkatannya karena adanya penambahan biaya.
“Memang mereka sudah menyadari bahwa untuk pembiayaan berangkat haji ini memang dalam kondisi sekarang kan, alhamdulillah mereka masih diberikan rezeki untuk bisa melunasi,” terangnya.
Menurutnya, ada hal lain yang juga tak kalah penting dalam pemberangkatan haji. Yakni, masalah kesehatan dari calon jemaah haji.
Pasalnya, apabila ada jemaah haji yang memiliki masalah kesehatan, mereka terancam tidak dapat berangkat haji.
“Yang penting periksa kesehatan ya, walaupun sudah lunas semua tapi kalau istitha’ah kesehatannya masih belum pulih, ya mereka harus menunda karena istitha’ah kesehatan yang paling penting,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











