TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pamulang (Unpam), membuat program pembelajaran bagi anak-anak di Taman Baca Masyarakat Situ Rompong, yang terletak di Jalan Kesatrian, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel.
Perwakilan Mahasiswa PPG Prajabatan Unpam, Hamdan mengatakan, dipilihnya Taman Baca Masyarakat Situ Rompong dikarenakan tempat ini menjadi pusat aktifitas anak-anak di sekitar lokasi menghabiskan waktu untuk bermain, terlebih lokasinya yang langsung mengarah ke danau atau situ semakin menambah kenyamanan bermain anak-anak.
Menurut Hamdan, kegiatan diselenggarakan dengan 2 kali pertemuan selama bulan puasa yang diikuti oleh anak-anak dengan rentang usia 2-12 tahun, dimulai dari jam 16.00 sampai 17.30 selama bulan puasa, sambil mengisi waktu sebelum berbuka puasa.
Hamdan mengatakan, pemahaman literasi menjadi kunci dari kualitas pendidikan yang menjadi tonggak dalam mencetak warga negara yang baik sejak dini. Semangat tersebut yang akhirnya tercetus ide membuat program pembelajaran literasi pada anak-anak.
“Edukasi literasi yang kami bangun bertujuan untuk menanamkan budaya membaca, menulis, mengenalkan budaya kewargaan untuk menjadi bekal bagi anak-anak sebagai warga negara yag baik dan tentu saja memberi permainan yang menyenangkan bagi anak-anak, dengan beberapa tema berbeda yang dibawakan setiap pertemuannya,” ujar Hamdan, Senin 18 Maret 2024.
Menurut Hamdan, kegiatan menanamkan literasi pada anak-anak diawali dengan pengenalan literasi yang akan dilakukan dengan mempersiapkan media baca tulis bagi anak-anak, selanjutnya anak-anak diajak untuk bermain sambil bernyanyi dengan diselingi beberapa aktivitas ice breaking untuk memusatkan konsentrasi anak-anak selama proses berjalannya kegiatan.
Sementara itu perwakilan mahasiswa lainnya, Muhammad Fiqri Berlian menambahkan, kegiatan ini akan terus berjalan sampai bulan April dengan tema berbeda di setiap pertemuannya.
“Selain menggali potensi baca, kami juga berencana menggali literasi potensi lain seperti dalam kelas monolog bercerita, kelas lingkungan, dan kelas hand craft sebagai bentuk penguatan literasi motorik bagi anak-anak yang berpartisipasi,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











