PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Aksi sweeping besar-besaran terhadap petugas Bank Keliling sempat mewarnai Pandeglang belakangan ini. Kerusuhan terjadi saat Bupati Pandeglang Irna Narulita melaksanakan ibadah umrah. Beruntung aksi sepihak warga ini bisa diredam oleh aparat dibantu tokoh masyarakat dan ulama.
Kerusuhan ini bermula saat Muhyi, Ustaz asal Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, dikeroyok oleh sejumlah pria di Baros, Kabupaten Serang, beberapa waktu lalu.
Pengeroyokan itu diduga dilakukan oleh oknum petugas bank keliling. Ini membuat marah warga sekaligus membangun sentimen terhadap warga pendatang, terutama suku Batak yang biasa dikenal berprofesi petugas bank keliling.
Mereka pun melakukan sweeping terhadap sejumlah lokasi untuk mencari pelaku. Tak jarang, warga pendatang bersuku Batak jadi sasaran amarah warga.
Di sisi lain, Bupati Pandeglang Irna Narulita yang tengah di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Bersyukur peristiwa tersebut dapat diredam pimpinan daerah lainnya.
Dengan menggandeng ulama, tokoh masyarakat, dan ormas, Kapolres Pandeglang AKBP Oki Bagus Setiaji dapat menenangkan warga.
Bahkan, Ulama Karismatik Banten Abuya Muhtadi turun tangan untuk mengimbau warga Pandeglang menjaga keamanan dan tidak terprovokasi melakukan aksi kerusuhan.
“Syukur alhamdulillah bisa teratasi oleh Forkopimda. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pak Kapolres, pak Dandim,” kata Irna dalam acara Tasyakuran Hari Jadi ke-150 Kabupaten Pandeglang di Pendopo Bupati Pandeglang, Sabtu, 6 April 2024.
Kesigapan forkopimda untuk memfasilitasi dan memediasi warga dengan perwakilan suku Batak berhasil.
“Tidak ada lagi aksi sweeping-sweeping, yang menimbulkan kerusuhan yang dapat menciderai 10 hari penghujung bulan Ramadan. Tentunya ini berkat gerak cepat polres dan juga tokoh ulama, tokoh masyarakat sehingga dingin dan sejuk kembali,” katanya.
Meski masih di Makkah, Irna tetap memantau situasi Pandeglang dari laporan Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta.
“Pak sekda melaporkan terus dan kami segera tindaklanjuti perintah Kapolres kepada Bupati agar mengumpulkan para camat supaya tidak meluas. Dan alhamdulillah camat kami sudah dikumpulkan,” katanya.
Editor : Merwanda











