Home Kabupaten Serang

Tiga Kasus PMK, DKPP Kabupaten Serang: Peternak Harus Lebih Selektif

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 22 April 2024 18:43
in Kabupaten Serang, Utama
0
Tiga Kasus PMK, DKPP Kabupaten Serang: Peternak Harus Lebih Selektif
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang menemukan tiga hewan di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Ketiga hewan tersebut milik peternak di wilayah tersebut dan diketahui dibeli dari peternak lain di Kabupaten Serang.

Kepala Bidang Peternakan pada DKPP Kabupaten Serang, Tutur Kristanto, mengatakan, pihaknya mendapati adanya laporan hewan ternak di Kramatwatu yang diduga terjangkit PMK. Saat dilakukan pemeriksaan, pihaknya mendapati tiga ekor hewan ternyata mengidap PMK.

“Yang terlaporkan dan sudah kita periksa itu yang di Kramatwatu, ada sebanyak tiga ekor yang positif PMK dari total yang dipelihara peternak ada 15,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 22 Agustus 2024.

Mendapati adanya hewan yang positif, pihaknya langsung melakukan penanganan dengan memisahkan ternak tersebut dengan ternak yang sehat. Hal itu agar ternak lainnya tidak terjangkit PMK. Selain itu, pihaknya juga rutin memberikan obat beserta vitamin agar kondisi hewan tersebut dapat segera pulih.

“Kemarin jumat sih kondisinya mulai membaik, cuman hari ini kita masih nunggu laporan dari dokter hewan yang memeriksa di sana. Terakhir sudah membaik, nafsu makannya sudah muncul. Kondisinya saat ditemukan tidak terlalu parah, dalam artian ada kepincangan cuman tidak ada hipersalivasi, tapi saat di cek di mulutnya ada bercak di gusi dan di lidah,” tegasnya.

Ia mengatakan, jika hewan-hewan yang terjangkit PMK itu didatangkan dari peternak lainnya yang juga berasal dari Kabupaten Serang. Namun ia tidak dapat memastikan mengenai dimana hewan itu tertular karena ada banyak faktor yang dapat menyebabkan PMK.

“Dia beli cuman masih di wilayah Serang juga, itu bukan baru banget beli, sudah ada beberapa waktu sejak dibeli. Ada banyak faktor, kan si peternaknya ini kita ga tau mobilitas dia dari mana saja, apa ke pasar hewan atau tempat lain, tempat mana yang beresiko, itu bisa jadi faktor penularan juga. Kemudian daerah Kramat Waringin kan jalur lalulintas pulau, kalau mau ke Lampung kan lewat Kramat-Waringin,” tegasnya.

Meskipun demikian, ia meminta kepada para peternak untuk dapat selektif ketika hendak membeli hewan ternak. Apalagi ketika akan mendatangkan hewan yang berasal dari luar Kabupaten Serang.

“Menjelang Idul Adha ini kan ada ternak yang memang asli dari kita, ada juga yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Serang. Dari manapun itu pastikan pada saat akan menjual atau membeli ternak harus dipastikan dalam kondisi sehat, itu dibuktikan dengan surat keterangan sehat bahwa ternak sudah diperiksa dan kondisinya sehat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada para peternak yang memiliki hewan seperti kerbau, sapi, kambing dan domba untuk tak ragu melakukan vaksinasi terhadap ternak mereka agar terhindar dari paparan PMK. Hal itu sangat penting karena PMK dapat dengan mudah menyebar menular.

“Kemudian untuk ternak yang sudah berada di wilayah kita diinformasikan kalau ada yang belum divaksin PMK. Masyarakat harus pro aktif, ketika mendatangkan ternak dipastikan yang kondisinya sehat, cari tau apakah sudah divaksinasi atau belum. Kalau belu harus divaksinasi untuk mencegah penularan,” tegasnya.

Kendati sangat kecil menyebabkan kematian terhadap hewan ternak, penyakit PMK harus tetap diwaspadai karena dapat menurunkan produktifitas hewan ternak dan penularannya yang sangat cepat.

“Kematiannya itu sering kali bukan karena virusnya, tapi karena ternaknya drop, mulutnya sakit dia ga bisa makan, apalagi budaya peternak kan dilepas jadi ternak itu diumbar cari makan sendiri, kalau kakinya sakit kan jadi kesulitan nyari makan. Kematiannya karena itu,” pungkasnya. (*)

Editor: Agus Priwandono

Tags: dkpp kabupaten serangHewan ternakidul adhakabupaten serangKramatwatuPemkab Serangpeternakpmkselektifternakternak baruVaksinasi PMK
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tingkatkan Transaksi Non Tunai, Pemkot Tangerang Gandeng Bank bjb Sosialisasikan KKI

Next Post

Cut Beby Tsabina dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah Resmi Bertunangan, Usia Tak Jadi Penghalang

Next Post
Cut Beby Tsabina dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah Resmi Bertunangan, Usia Tak Jadi Penghalang

Cut Beby Tsabina dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah Resmi Bertunangan, Usia Tak Jadi Penghalang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Demo di Balaraja Berujung Anarkis, Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka

by Fahmi
Jumat, 7 Agustus 2026 19:35
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi unjuk rasa di depan PT EDS Manufacturing Indonesia (PEMI), Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, berujung perkara pidana....

Jumat Keliling, Kapolda Banten Minta Orang Tua Awasi Anak dari Narkoba dan Judi Online

by Fahmi
Jumat, 7 Agustus 2026 19:34
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengingatkan para orang tua untuk memperkuat pengawasan terhadap anak agar tidak terjerumus...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.