CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 14 calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menjalani tes wawancara yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon di Kelapa Room Greenotel Cilegon, Senin 20 Mei 2024.
Ketua Bawaslu Kota Cilegon Alam Acry Ashari mengatakan, tes wawancara ini dilakukan untuk mengetahui seputar kepemiluan dari calon anggota Panwascam dalam melakukan pengawasan saat Pilkada Serentak 2024.
“Kita uji mereka dengan serangkaian wawasan terkait pengawasan kepemiluan di Pilkada Serentak 2024 serta mengetahui penebalan terkait kepemimpinan, integritas yang dimiliki para calon,” katanya.
Untuk kebutuhan anggota Panwascam di Kota Cilegon, Alam menyatakan, secara keseluruhan untuk Pilkada Serentak 2024 di Kota Cilegon berjumlah 24 orang anggota Panwascam, dengan komposisi masing-masing kecamatan sebanyak 3 orang anggota.
“Saat ini kita melakukan tes wawancara kepada 14 orang calon anggota Panwascam untuk dipilih sebanyak 7 orang, karena sebelumnya kami telah melakukan serangkaian tes terhadap 24 orang, dari 24 orang terdapat eksisting 17 orang, sementara 7 orang lainnya gugur. Kami membuka perekrutan kembali calon anggota Panwascam yang saat ini sedang kita uji melalui tes wawancara,” paparnya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga menekankan bagi calon Panwascam yang lolos agar benar-benar menjunjung tinggi netralitas dan dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, salah satu Calon Panwascam, Muhammad Anis mengatakan, dirinya mengikuti pendaftaran Panwascam untuk menjadi penyelenggara yang baik seperti mengawasi proses Pilkada 2024.
“Jadi saya ingin ikut andil dalam penyelenggaraan Pilkada serentak. Semoga dengan modal saya menjadi PPS ditingkat kelurahan, saya bisa lolos dan menjadi anggota Panwascam,” harapnya.
Diketahui, berdasarkan data Bawaslu Kota Cilegon, untuk eksisting 17 orang anggota Panwascam tersebut terdiri dari Kecamatan Cibeber tiga orang, Cilegon satu orang, Citangkil tiga orang, Ciwandan dua orang, Grogol tiga orang, Pulomerak tiga orang, Jombang dua orang dan Purwakarta dua orang.
Adapun yang menjalani tes wawancara tersebut kebutuhannya di Kecamatan Jombang dua orang, Purwakarta dua orang, Cilegon dua orang dan Ciwandan satu orang. (*)
Editor: Mastur










