SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota DPR RI Dapil Banten 1 dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dimyati Natakusumah membicarakan tentang program kuliah gratis.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pemateri pada acara Simposium Pendidikan Nasional di Universitas Islam Nasional Sultan Maulana Hasanudin (UIN SMH) Banten, Selasa 28 Mei 2024.
Dimyati mengatakan, pendidikan di jenjang perkuliahan sangatlah penting untuk diemban oleh setiap orang. Sehingga ia pun ingin menggratiskan biaya kuliah jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Banten perode 2024-2029.
“Kuliah gratis itu harus diwajibkan, nanti kalau saya jadi gubernur nanti akan keluar yang namanya Peraturan Gubernur tentang program kuliah gratis. Itu merupakan kewajiban bagi anak-anak untuk kuliah, untuk menjadi sarjana,” kata Dimyati.
Menurut Dimyati, kuliah sangatlah penting guna meningkatkan intelektual yang nantinya akan berdampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Banten.
“Nah kita akan mendorong itu, supaya anak-anak kita cerdas, kalau SDM nya bagus maka dia tidak mudah dibodohin, mereka akan berpikir secara cerdas atas semua masalah di Banten ini,” katanya.
Politisi PKS ini pun tidak setuju dengan rencana Kemendikbud yang akan menaikan UKT kuliah. Sebab, kenaikan UKT itu akan membebani para mahasiswa untuk mengemban pendidikan di bangku perkuliahan.
“Saya mau menjadi gubernur untuk mengratiskan kuliah, ini kok mau naikin begitu terlalu, itu saya kecewa dan untung saja sudah dicabut. Kalau tidak saya protes,” ungkap mantan Bupati Pandeglang ini.
Untuk program kuliah gratis, kata Dimyati, bisa diwujudkan melalui kerjasama antara Pemprov Banten dengan pihak Universitas yang ada di Banten.
Selain kuliah gratis, bakal Calon Gubernur Banten ini juga menilai akan pentingnya program pelatihan soft skill melalui balai latihan kerja (BLK) guna peningkatan SDM di Banten. Sebab, katanya, angka pengangguran di Banten ini masihlah sangat tinggi.
“Kita ingin pemilik usaha atau industri di Banten ini 75 persennya merupakan tenaga kerja lokal, warga Banten. Nah kalau dia(warga Banten,-red) pintar entrepreneur, kita kasih bantuan UMKM atau modal usaha,” pungkasnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











