PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perpustakaan yang representatif dan nyaman menjadi harapan kaum muda pelaku literasi di Kabupaten Pandeglang.
Selama ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pandeglang masih menumpang di gedung bekas rumah sakit Pandeglang yang masuk kategori cagar budaya.
Sebagaimana perlu diketahui, gedung cagar budaya ini dialihfungsikan sementara menjadi Dinarpus oleh Pemkab Pandeglang sejak tahun 2019 hingga saat ini.
Staf Pelaksana Dinarpus Pandeglang, Reska Pratama, mengungkapkan bahwa perpustakaan belum memiliki gedung permanen dan masih meminjam gedung kategori cagar budaya yang masuk berada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang.
“Gedung ini saja masih pinjam, ini kan gedung cagar budaya jadi kita belum punya gedung perpustakaan sendiri,” ungkapnya, Jumat, 31 Mei 2024.
Reska Pratama, pihaknya berharap Pandeglang bisa memiliki gedung perpustakaan yang representatif, nyaman, dan indah bagi pelaku literasi muda.
“Ya, mungkin yang bisa membuat pengunjung nyaman dan punya ruang baca yang menarik dan layak,” katanya.
Menurutnya, jika sudah memiliki gedung perpustakaan yang nyaman dan menarik, pengunjung akan lebih banyak berdatangan.
“Dengan adanya bangunan sendiri yang layak dan nyaman, secara tidak langsung pengunjung akan banyak datang ke sini,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa di era sekarang, kaum muda lebih senang dengan konsep sederhana dan simpel, asalkan tempatnya nyaman dan asyik.
“Kalau kita mengikuti tren anak muda sekarang, mereka suka dengan tempat yang sederhana dan simpel, seperti tempat ala semi kafe untuk kongkow,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa anak muda sekarang seringkali membaca sambil menikmati fasilitas tambahan. Dengan tempat yang menarik, mereka juga lebih senang mengabadikan momen di media sosial.
“Yang penting bagi mereka adalah tempat yang nyaman, asyik, dan menarik, karena anak muda sekarang senang mengabadikan segala sesuatunya di media sosial,” tuturnya.
Sementara itu, seorang pengunjung Reza, mengatakan bahwa ia berharap Pandeglang memiliki gedung perpustakaan yang representatif, asyik, dan nyaman untuk membaca buku.
“Kita tahu di daerah lain ada perpustakaan yang enak dan asyik. Ya, inginnya sih seperti itu asalkan tempatnya itu seperti itu lebih cocok kayaknya kalau ada di Pandeglang,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











