SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang optimistis dapat meraih gelar juara di ajang Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2024.
Rasa optimis tersebut diungkapkan oleh Camat Waringinkurung Imadul Majdi saat menggelar sosialisasi LKBA Kabupaten Serang 2024 di Aula Kantor Kecamatan Waringinkurung pada Selasa 4 Juni 2024.
Imadul Majdi mengatakan, ada sebanyak 11 desa yang mengikuti pelaksanaan sosialisasi LKBA Kabupaten Serang di Kecamatan Waringinkurung. Ia pun menargetkan seluruh desa di Kecamatan Waringinkurung dapat ikut serta dalam kegiatan LKBA 2024.
“Alhamdulillah LKBA dilaksanakan kembali di tahun 2024 ini. Kita akan mengoptimalkan pelaksanaan LKBA ini dan insya allah 11 desa di Kecamatan Waringinkurung akan mengikuti semuanya,” katanya.
Pihaknya mengaku akan melakukan pemetaan terhadap desa-desa yang ada di Kecamatan Waringinkurung agar nantinya setiap desa mampu bersaing dan meraih gelar juara pada even LKBA Kabupaten Serang 2024.
“Kita akan petakan, mana potensi-potensi yang bisa dioptimalkan, kita harapkan semua kategori itu bisa masuk. Tapi tetap terlebih dahulu akan kita petakan, mana potensi-potensi yang bisa masuk,” tegasnya.
Ia mengaku, dengan potensi yang ada di desa-desa di Kecamatan Waringinkurung dapat meraih juara di LKBA 2024. “Harapan kami di tiap-tiap desa masuk keterwakilan di setiap kategorinya,” imbuhnya.
Menurutnya, banyak dampak positif yang didapatkan oleh masyarakat melalui pelaksanaan LKBA di Kabupaten Serang. Dimana dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah-tengah masyarakat yang mulai redup.
“Nilai-nilai gotong royong di masyarakat Waringinkurung ini masih ada, tinggal bagaimana kita terus memantik agar terus melaksanakan nilai-nilai luhur tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Warinnginkurung Harun berharap, melalui pelaksanaan LKBA 2024 mampu meningkatkan kembali budaya gotong royong di masyarakat. “Jadi bukan hanya ketika ada LKBA saja, tetapi setiap harinya tetap ada kegiatan gotong royong,” tegasnya.
Menurutnya pelaksanaan LKBA memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, apalagi dengan maraknya kasus DBD di Kabupaten Serang, tentunya dapat diminimalisir apabila lingkungan terjaga dengan baik. “Dengan lingkungan yang bersih, tentunya masyarakat akan terhindar dari DBD,” pungkasnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











