PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang terputus tidak bisa dilalui kendaraan akibat pondasinya mengalami longsor Rabu, 5 Juni 2024, sekira pukul 11.00 WIB.
Beruntung peristiwa putusnya jembatan penghubung tiga desa tidak sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa karena kondisinya tengah sepi kendaraan melintas.
Adapun jembatan yang putus merupakan jembatan penghubung antara Desa Karyabuana, Desa Karangbolong dan Desa Banyuasin, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Warga Desa Karangbolong, Hilman mengaku, kaget mengetahui kondisi jembatan menghubungkan akses jalan tiga desa putus.
“Karena bangunan pondasinya longsor. Sehingga membuat badan jembatan menjadi amblas sedalam dua sampai tiga meteran lah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu 5 Mei 2024.
Dia tidak mengetahui secara pasti waktu jembatan amblas. Berdasarkan informasi diterimanya tadi siang sekira pukul 11.00 WIB.
“Jembatan ini merupakan jembatan utama yang dilewati oleh warga tiga desa. Harapannya segera ditangani karena memang ini menjadi akses utama warga menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Apabila tidak secepatnya ditangani, tentunya akan menghambat roda perekonomian warga. Lantaran harus memutar arah melewati jalur alternatif yang waktu tempuhnya lebih jauh.
“Ya semoga saja segera ditangani oleh pihak pemerintah. Karena jembatan ini akses sangat penting,” katanya.
Penjabat Kepala Desa Karangbolong Ilyas mengatakan, jembatan amblas karena pondasinya mengalami longsor.
“Bersyukur tidak sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Hanya saja aktivitas warga terganggu,” katanya.
Sementara waktu, warga tidak dapat melintasi jembatan tersebut karena memang sudah terputus. Pondasi jembatan amblas berikut badan jembatannya.
“Jadi sudah tidak bisa lagi dilewati mobil maupun sepeda motor. Dan saya segera mungkin membuat laporan untuk dilaporkan kepada dinas terkait,” katanya.
Sekretaris Camat Cigeulis Hapid mengaku, sudah mendapatkan informasi terkait putusnya jembatan penghubung antar desa.
“Lokasi jembatan yang ambrol itu tepatnya di Kampung Babakan, Desa Karang Bolong,” katanya.
Jembatan tersebut berjarak kurang lebih sekitar 200 meter dari pusat Pemerintahan Kantor Desa Karangbolong.
“Untuk penyebab pasti jembatan amblas saya belum bisa memastikan,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, kalau ia sudah sudah menerima laporan jembatan putus dari pihak kecamatan.
“Saya sudah mengintruksikan kepada Kabid Bina Marga untuk turun langsung mengecek ke lokasi. Bahkan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran sudah langsung turun,” katanya.
Asep menjelaskan, nanti akan di lihat secara langsung kondisinya. Kemudian dibuatkan gambar dan perencanaannya oleh tim.
“Untuk di ajukan penganggaran. Insya Allah bisa secepatnya dibangun kembali jembatan permanen,” katanya. (*)
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











