SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengamat politik dari Visi Nusantara Subandi Musbah menyebut bahwa Partai Gerindra menjadi kunci pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banten.
Subandi mengatakan, power politik dari partai berlogo Garuda ini tidak perlu diragukan lagi, karena Gerindra mempunyai kader yang solid hingga tingkat ranting. Hal itu terbukti dengan perolehan banyak kursi di pileg dan hattrick Prabowo Subianto di Banten.
Apalagi sosok Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Gerindra yang kini telah terpilih menjadi Presiden RI periode 2024-2029.
“Betul sekali, Gerindra di Pilkada Banten ini akan menjadi kunci dengan sulitnya Pilkada tersebut jika berseberangan dengan Gerindra,” kata Subandi kepada Radar Banten, Senin 10 Juni 2024.
Kondisi itu kata Subandi terjadi di delapan Pilkada Kabupaten dan Kota se Banten juga kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. Katanya, di Pilgub Banten terdapat sejumlah nama yang menjadi sentral perhatian seperti Airin Rachmi Diany dari Golkar.
Mantan Bupati Pandeglang dua periode Achmad Dimyati Natakusumah yang sudah mengantongi 13 kursi PKS, Mantan Walikota Tangerang Selatan Arief R Wismansyah, Rano Karno dari PDIP, dan Ketua DPD Gerindra Banten Andra Soni, juga Mantan Bupati Lebak dua periode sekaligus Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya.
“Pilkada Banten 2024 ini bukan perang bintang, tetapi perang melawan bintang. Bintangnya itu bu Airin, sebab beliau yang sudah start duluan memiliki elektabilitas dan popularitas yang cukup baik dari berbagai lembaga survei,” kata Direktur Visi Nusantara ini.
Meskipun mempunyai ‘bintang’, Golkar akan tetap sulit memperoleh kemenangannya jika berhadapan dengan Gerindra. Subandi menyebut, Gerindra sendiri menjadi partai kunci di Pilkada Banten.
Hal ini harus menjadi perhatian khusus Golkar dalam menentukan pasangan dari Airin. Sebab, Subandi mengulangi, jika Golkar salah dalam memilih pasangan dan menaruh Gerindra sebagai lawan politiknya, maka mesin partai Gerindra akan semakin memanas di Pilkada Banten ini.
“Berkaitan wakil, saya prediksi cukup menarik bahwasannya ada dua tokoh yang berpotensial yaitu Andra Soni dari Gerindra dan Ade Sumardi dari PDIP. Nah kedua tokoh ini memegang peran penting dalam Pilkada khususnya Pilgub Banten ini,” kata Subandi.
Ia berandai bahwa Airin akan mengambil Ade Sumardi sebagai pasangannya pada Pilgub Banten nanti, dalam kondisi PDIP tidak mengusung Rano Karno sebagai Calon Gubernur Banten. Maka, Golkar harus menghadapi konsekuensi yakni berseberangan dengan Gerindra. Sementara, Gerindra sendiri khususnya Andra Soni sudah mulai dilirik kadidat lain seperti Achmad Dimyati Natakusumah dari PKS.
“Misalnya Bu Airin tidak mengambil Andra Soni, maka Andra Soni bisa diambil Dimyati. Dan ini tentu akan berat, sebab Gerindra akan melakukan perlawanan kepada Golkar pada Pilkada di delapan Kabupaten dan Kota. Mereka akan memajukan kadidatnya untuk melawan Golkar,” kata Subandi.
Sebaliknya, jika mengambil Andra Soni sebagai pasanganya, maka Airin akan menghadapi Rano Karno yang dipasang oleh PDIP di Pilgub Banten nanti.
“Tapi sepertinya Airin tidak ingin menemukan lawan, Airin ingin leading sebagai Gubernur dengan mudah,” ungkapnya.
“Jika pun ingin mengambil jalan tengah, maka Airin bisa mengambil pasangan dari kalangan birokrat,” imbuhnya.
Reporter : Yusuf Permana











