SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Provinsi Banten masuk ke dalam daerah yang rawan akan bencana baik itu disebabkan alam maupun non alam. Waktu terjadinya bencana ini pun tidak bisa diprediksi, sehingga kesiapan semua elemen tidak terkecuali satuan pendidikan sangatlah penting guna melakukan mitigasi jika suatu saat terjadinya bencana.
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan mitigasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten turun langsung melakukan pelatihan evakuasi mandiri kepada dunia pendidikan, khususnya sekolah dengan siswa berkebutuhan khusus.
Seperti yang dilakukan pada 10 Juni 2024 lalu, tim BPBD Banten turun langsung ke Sekolah Kebutuhan Khusus Negeri (SKHN) 01 Kabupaten Pandeglang di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.
Pelatihan dilakukan melalui interaksi langsung dengan para siswa berkebutuhan di sekolah tersebut. Para siswa dilatih bagaimana melakukan evakuasi secara mandiri jika terjadi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana mengatakan, pelatihan mitigasi bencana di sekolah kebutuhan khusus merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kesiapan siswa dengan kebutuhan khusus saat terjadi bencana.
“Pelatihan mitigasi membantu meningkatkan keselamatan semua siswa dengan menyediakan pengetahuan tentang cara bertindak dalam berbagai situasi darurat seperti kebakaran, gempa bumi, atau bencana alam lainnya,” kata Nana, Senin 24 Juni 2024.
Nana mengatakan, selain kepada para siswa pihaknya juga turut melatih para guru dan staff di sekolah tersebut. Hal itu menginggat anak-anak di sekolah kebutuhan khusus mungkin memiliki keterbatasan fisik, sensorik, atau kognitif yang memerlukan pendekatan yang berbeda dalam situasi darurat. Pelatihan mitigasi khusus dapat memastikan bahwa mereka mendapat bantuan yang tepat dan efektif.
“Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran seluruh komunitas sekolah mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bagi siswa dengan kebutuhan khusus,” ungkapnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Banten Asep Mulya Hidayat mengatakan, pelatihan itu merupakan salah satu upaya BPBD Banten dalam mengimplementasikan program dari Pemerintah Pusat tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana alias SPAB.
“Jadi kita memilih beberapa sekolah di Kabupaten dan Kota di Banten untuk melakukan pelatihan evakuasi mandiri sesuai resiko bencana yang ada di wilayah tersebut. Disana kita mengajarkan kepada para guru, staff dan para siswa untuk bagaimana cara melakukan evakuasi mandiri jika terjadi suatu bencana,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi












