SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang berupaya untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Serang. Salah satu upaya yang ditempuh ialah dengan meningkatkan indeks pertanaman dan memaksimalkan lahan pertanian yang ada.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suharjo Mengatakan, pihaknya mendatangi para petani yang ada di Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang untuk meninjau langsung kondisi sawah yang ada di lokasi tersebut, sekaligus menyalurkan bantuan berupa empat unit pompa kepada kelompok tani Sri Rahayu.
“Kita berikan untuk pompa yang ukuran 4 inc ada 4 unit, sebelumnya untuk Poktan Sri Rahayu memiliki jumlah lahan 35 hektar, namun hanya bisa tanam 20 hektar. Dengan bantuan pompa air semoga bisa dimaksimalkan menjadi 35 hektar,” katanya, Senin 1 Juli 2024.
Selain dengan memaksimalkan lahan pertanian, pihaknya juga menginginkan agar masyarakat di wilayah tersebut meningkatkan indeks pertanamannya, dari 2 kali satu tahu menjadi tiga sampai empat kali per tahunnya.
“Kebiasaan orang Koper kalau habis tanam mereka tanah didiamkan dahulu sampai berbulan bulan tidak mau tanam lagi, kebiasaanya itu berpikir istirahat dulu yang kemarin saja belum habis. Semoga nanti bisa diterapkan IP 400,” tegasnya.
Menurutnya, dengan banyaknya varietas padi saat ini, IP 400 atau indeks pertanaman empat kali satu tahun sangat mungkin dilakukan. Hal itu karena ada beberapa varietas super genjah yang hanya membutuhkan waktu sekitar 90 hari untuk panen.
“Sekarang akan diubah sebelum panen dalam jangka waktu 10-15 hari akan menyemai kembali harus olah kembali dan harus tanam kembali. Dengan IP 400 itu kita akan coba nanti saat mau panen kita sudah semai dahulu jadi begitu panen dalam waktu 10 hari benih sudah bisa ditanam kembali, sehingga tanah tidak dibiarkan untuk menganggur tetapi terus berkembang,” tegasnya.
Apabila IP 300 atau IP 400 ini dapat diterapkan di sawah-sawah di Kabupaten Serang, tentunya dapat meningkatkan produksi di Kabupaten Serang.
“Mudah-mudahan dengan itu yang biasanya per hektare 5-6 ton jika bisa panen 4 kali berarti bisa sampai 20 ton, sehingga tanah kita terus meningkat ini yang diharapkan kementerian pertanian supaya kita ada peningkatan,” tegasnya.
Ia menilai, beberapa daerah di Kabupaten Serang sangat cocok untuk menerapkan indeks pertanaman 300 ataupun 400. Hal itu karena di beberapa kecamatan memiliki pasokan air yang cukup besar. Untuk itu, bantuan pompanisasi diharapkan akan mampu mewujudkan target tersebut.
“Ketersediaan air ada di sungai Cidurian dan juga sungai Ciujung dengan bantuan pompa ini makanya diarahkan ke daerah daerah yang ada sumber air nya. Bagi yang tidak ada sumber airnya daerah Kopo daerah Jawilan itu kita bantu untuk pompa sumur pantek, tapi kalau program tahun ini kita prioritaskan mereka yang mempunyai sumber air,” tegasnya.
Selain memberikan bantuan pompanisasi, pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa benih-benih yang super genjah supaya mewujudkan IP 400.
“Untuk ketersediaan benih kita aman, baik mandiri maupun masyarakat misalkan sudah bisa mendapatkan bantuan dari kita. Silahkan masyarakat yang kurang benih bisa koordinasi dengan kami akan kami berikan dari bantuan kementerian pertanian,” pungkasnya. (*)
Editor: bayu mulyana











