SERANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Bernadeta Maria Erna Elastiyani bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten, Ardito Muwardi, para Asisten, Koordinator, pejabat Eselon IV dan Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengikuti secara daring pengarahan Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan RI, Reda Manthovani, pekan lalu. Dalam arahannya, JAM Intel meminta para Kajati, Kajari dan seluruh satuan kerja (Satker) untuk mengoptimalisasi peran intelijen.
Usai mengikuti kegiatan, Kajati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani mengatakan, dalam arahannya, JAM Intel menekankan pentingnya optimalisasi peran intelijen dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman, pencegahan gangguan, serta pengamanan pembangunan strategis nasional. “JAM Intel menekankan bahwa bidang intelijen memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawal pelaksanaan program prioritas pemerintah. Pengawasan tersebut mencakup berbagai program nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Merah Putih,” kata Bernadeta.
Bernadeta menambahkan, bidang intelijen juga diharapkan mampu melakukan deteksi dini dan langkah preventif terhadap potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT), sehingga pelaksanaan program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai regulasi. “Seluruh jajaran diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi antarbidang guna mewujudkan penegakan hukum yang efektif, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Penguatan koordinasi internal dan sinergi antarbidang, lanjutnya, juga menjadi perhatian. Mengingat dukungan intelijen sangat dibutuhkan dalam menunjang tugas penegakan hukum maupun pengamanan pembangunan strategis. “Seluruh jajaran turut diingatkan untuk selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas serta menjauhi praktik transaksional, demi mendukung keberhasilan program pemerintah dan pembangunan nasional yang berkelanjutan,” tegas JAM Intel.
Ia menjelas, kegiatan pengarahan ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan konsolidasi internal, sekaligus peningkatan kinerja bidang intelijen dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan RI secara optimal dan berkelanjutan. “Kajati Banten dengan Bidang Intelijen seta bidang lainnya siap menjalan kan instruksi dan arahan pimpinan dalam pengamanan program strategis nasinoal. Penguatan peran intelijen akan ditingkatkan melalui deteksi dini, pencegahan ancaman (AGHT), dan optimalisasi pengamanan sumber daya organisasi (PAM SDO) serta pengamanan pembangunan strategis (PPS),” tandas Kajati perempuan pertama di Kejati Banten ini. (dre/air)
Reporter : Andre AP
Editor : Aditya Ramadhan











