PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi pencurian kotak amal Masjid Al-Ikhlas, Kampung Mulyasari, Desa Langansari, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, viral di media sosial. Sosok pria tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di selasar Masjid.
Dari rekaman CCTV terlihat seorang pria mengenakan jaket berwarna merah ini dengan santainya lalu menguras uang dari kotak amal tersebut.
Rekaman aksi kejahatan itu viral setelah diunggah ke akun Instagram @Infopandeglang dan @pandeglangeksis, narasi dalam unggahan tersebut “spesialis maling keropak masjid waspada. Mohon di tangkap jika mengetahui orang ini,”
Saat dikonfirmasi salah satu perwakilan pengurus DKM Masjid Al-Ikhlas, Didin, mengatakan aksi pencurian kotak amal yang terjadi pada Rabu 26 Juni 2024, sekitar pukul 08.40 WIB. Menurutnya bahwa ini bukan pertama kalinya kotak amal masjid menjadi sasaran pencurian.
“Awalnya kotak masjid itu sering dibobol. Kalau dihitung sama Pak DKM, sudah ada 8 kejadian. Kami kira itu mau sholat Dhuha,” kata Didin saat dihubungi Radar Banten, Sabtu 6 Juli 2024.
Ia mengungkapkan, seringnya kejadian pencurian kotak amal akhirnya mendorong pengurus DKM Masjid Al-Ikhlas berinisiatif untuk memasang CCTV guna mengetahui pelaku.
“Agar tidak menimbulkan saling tuduh di masyarakat, pengurus DKM berinisiatif memasang CCTV. Ketika server CCTV dibuka, terlihat jelas ada pembobolan kotak amal dan orangnya terekam di video itu,” ungkap Didin.
Pelaku berhasil menguras isi kotak amal dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 juta.
“Kerugian diperkirakan mencapai tiga jutaan. Menurut pantauan (sepengetahuan,-red) kami, pelakunya berasal dari luar daerah, luar Desa Langansari,” jelas Didin.
Atas aksi pencurian ini, pengurus masjid telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Iya, kejadian ini sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. Harapan kami, pelakunya datang ke pengurus masjid untuk memohon maaf atas kejadian tersebut. Kami juga berharap pelaku bisa segera ditangkap dan dihukum sesuai aturan yang berlaku di negara kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Saketi
IPTU Agus Salim membenarkan atas kejadian aksi pencuri kotak amal itu dan laporannya telah diterima dari pihak pengurus DKM Masjid Al-Ikhlas tersebut.
“Sudah ada laporan ke kami, keropak (kotak amal) itu tidak dirusak itu, sementara terduga pelaku yang ada di rekaman CCTV itu bukan orang pribumi sepengetahuan pak ustadnya,” katanya.
Saat ini, polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pencurian kotak amal masjid itu. (*)
Editor: Bayu Mulyana











