• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Pilkada Banten 2024: Kontestan Diminta Prioritaskan Isu Perlindungan Anak dan Perempuan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Senin, 22 Juli 2024 16:44
in Pandeglang, Utama
Pilkada Banten 2024: Kontestan Diminta Prioritaskan Isu Perlindungan Anak dan Perempuan

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, para bakal calon kepala daerah diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak dan perempuan. Apalagi, pada momentum 23 Juli besok merupakan Hari Anak Nasional (HAN).

Hal ini mengingat pentingnya kedua isu tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

RelatedPosts

Polres Serang

Kurang dari 12 Jam, Polres Serang Tangkap Dua Pelaku Curanmor di SPBU

Senin, 26 Oktober 2026 16:42
Pemkab Pandeglang dan Lebar Sepakati Bats Wilayah

Cegah Konflik Sosial, Pandeglang dan Lebak Sepakati Batas Wilayah

Senin, 26 Oktober 2026 12:44
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Bantu Penuhi Kebutuhan Darah, DMI Pandeglang Gelar Donor Darah

Bantu Penuhi Kebutuhan Darah, DMI Pandeglang Gelar Donor Darah

Senin, 26 Oktober 2026 11:28

Ketua Pandeglang Care Movement (PCM), Ahmad Subhan, menjelaskan pentingnya pendekatan sosial dan budaya dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Ia juga menggarisbawahi perlunya menangani persoalan pokok yang dihadapi perempuan dan keluarga dalam kehidupan ekonomi mereka.

“Karena banyak persoalan perempuan dan anak-anak terjadi di pedesaan, program pengentasannya juga banyak tertuju ke pedesaan,” kata Ahmad Subhan kepada Radar Banten, Senin, 22 Juli 2024.

Ahmad Subhan menegaskan bahwa dalam kontestasi Pilkada 2024, baik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten maupun Pemilihan Bupati (Pilbup) Pandeglang, isu perlindungan perempuan dan anak harus menjadi prioritas utama.

Pasalnya, ia belum melihat adanya komitmen yang jelas dari para calon terkait visi dan misi mereka dalam hal keberpihakan kepada perempuan dan anak, termasuk dari calon pemimpin perempuan itu sendiri.

“Padahal, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banten sangat mengerikan. Terjadi 626 kasus kekerasan terhadap anak di Banten, membuat provinsi ini menduduki peringkat keenam di Indonesia. Angka ini terdiri dari 196 korban laki-laki dan 430 korban perempuan,” terangnya.

Aang menuturkan bahwa dari berbagai jenis kekerasan yang terjadi, kekerasan seksual adalah yang paling sering. Angkanya mencapai 363 kasus, diikuti kekerasan psikis sebanyak 154 kasus, kekerasan fisik 147 kasus, dan sisanya disebabkan oleh jenis kekerasan lainnya.

“Dilihat dari pelakunya, kekerasan anak di Banten paling banyak dilakukan oleh pacar atau teman, dengan jumlah 144 kasus. Sementara itu, 127 kasus dilakukan oleh orangtua. Kekerasan anak paling banyak dilakukan oleh laki-laki, yaitu 372 kasus, sedangkan perempuan 91 kasus,” jelasnya.

Ia menyampaikan, berdasarkan tempat kejadian, kekerasan anak paling sering terjadi di rumah tangga, dengan jumlah mencapai 313 kasus. Jumlah korban kekerasan juga paling banyak terjadi di rumah tangga, yakni mencapai 348 anak.

“Dari sisi usia, anak dengan rentang usia 13-17 tahun menjadi kelompok yang paling banyak mengalami kekerasan, dengan tercatat 375 kasus,” tuturnya.

Menurut dia, maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak disebabkan oleh persepsi yang salah tentang perempuan dan anak. Di antaranya, perempuan dianggap sebagai makhluk lemah, dan anak dianggap sebagai milik orang tua yang bisa diperlakukan sesuai keinginan mereka.

“Sosialisasi tentang hak-hak perempuan dan anak menjadi hal penting bagi calon pemimpin, karena permasalahan yang dihadapi perempuan dan anak begitu kompleks. Undang-undang juga sudah mengamanatkan perlakuan yang sama terhadap perempuan dan laki-laki. Ada tanggung jawab yang sama untuk melindungi HAM perempuan, serta tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengupayakan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” bebernya.

Ia melanjutkan dengan harapan agar calon pemimpin memiliki program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak melalui pemberdayaan dan perlindungan.

“Bukan hanya dijadikan ajang kampanye politik saja, tetapi harus sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berkiprah dalam pembangunan bangsa dan menghapus diskriminasi terhadap perempuan maupun anak,” harapnya.

Meskipun saat ini sudah ada banyak instansi layanan dan pengaduan bagi korban, ia yakin masih banyak kasus-kasus serupa yang tidak terungkap dan diketahui oleh berbagai layanan tersebut maupun negara.

“Hal ini dapat dimaklumi, mengingat keberpihakan kepada korban tidak lebih baik dibandingkan perlakuan hukum kepada pelaku,” tandasnya. (*)

Editor: Agus Priwandono

Tags: akademisiBantencalon pemimpinHAM perempuankabupaten pandeglangkehidupan ekonomiKekerasan perempuan dan anakkekerasan seksualPandeglangperlindungan anakPilkada Serentak 2024
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pertanggungjawaban APBD Disampaikan, Helldy Tegaskan Pemkot Cilegon Transparan

Next Post

Cegah Hoaks, Puluhan Pemilih Pemula Ikuti Sekolah Kebangsaan

Next Post
Cegah Hoaks, Puluhan Pemilih Pemula Ikuti Sekolah Kebangsaan

Cegah Hoaks, Puluhan Pemilih Pemula Ikuti Sekolah Kebangsaan

Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Senin, 26 Oktober 2026 11:18
Pemkab Pandeglang dan Lebar Sepakati Bats Wilayah

Cegah Konflik Sosial, Pandeglang dan Lebak Sepakati Batas Wilayah

Senin, 26 Oktober 2026 12:44
Operasi Patuh Maung

Polda Banten Mulai Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ini Sasarannya

Senin, 26 Oktober 2026 14:35
Prakiraan Cuaca Banten, Senin, 26 Oktober 2026: Lebak Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten, Senin, 26 Oktober 2026: Lebak Berpotensi Hujan

Senin, 26 Oktober 2026 06:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Hari Kedua Razia Polresta Tangerang, Ini Dia Titik yang Biasanya Jadi Lokasi

Hari Kedua Razia Polresta Tangerang, Ini Dia Titik yang Biasanya Jadi Lokasi

by Nurandi
Selasa, 27 Oktober 2026 06:45
0

Situasi kegiatan operasi patuh maung 2026 pada hari pertama Satlantas Polresta Tangerang, Senin 26 Oktober 2026.

76 Peserta Ikuti Seleksi STQ Tilawah Gemilang 2026 Kabupaten Tangerang

76 Peserta Ikuti Seleksi STQ Tilawah Gemilang 2026 Kabupaten Tangerang

by Mulyadi
Selasa, 27 Oktober 2026 06:38
0

Sekda Soma Atmaja saat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang 2026 di Masjid Agung Al-Amjad, Senin...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.