PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 6.000 tenaga honorer atau Non ASN di Kabupaten Pandeglang siap mengikuti tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) waktu pelaksanaan tes seleksi P3K dan CASN berlangsung di bulan Agustus tahun 2024.
Adapun jumlah kuota formasi untuk P3K dan CASN di Kabupaten Pandeglang sebanyak 530 formasi. Terdiri dari 30 CASN, sebanyak 50 formasi tenaga guru, 50 formasi tenaga kesehatan dan 400 formasi tenaga teknis. Jadi, kurang lebih tenaga honorer atau non ASN sebanyak 6.000 orang akan memperebutkan 500 formasi kuota P3K.
Kabid Formasi dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Furkon mengatakan, kurang lebih ada sebanyak 6.000 tenaga honorer yang akan mengikuti seleksi P3K.
“Mereka yang ikut seleksi yang datanya sudah masuk di BKN,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Selasa, 23 Agustus 2024.
Sebanyak 6.000 tenaga honorer itu tersebar di semua OPD di Kabupaten Pandeglang. Baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan dan kelurahan.
“Secara mental semuanya sudah siap dan memang sudah lama menunggu waktu kesempatan untuk bisa mengikuti tes seleksi,” katanya.
Berdasarkan informasi dari Kementerian PAN-RB, waktu tes seleksi P3K akan dilangsungkan di bulan Agustus 2024 ini. Akan tetapi sementara ini belum diterima jadwal resmi dari BKN.
“Biasanya jauh hari sebelum penetapan jadwal tes digelar rapat tingkat nasional diselenggarakan oleh BKN. Namun untuk sementara ini belum ada undangan maupun surat pemberitahuan terkait pelaksanaan jadwal tes seleksi,” katanya.
Terkait belum adanya waktu kepastian, Furkon meminta, kepada tenaga honorer di Kabupaten Pandeglang agar bersabar menunggu. Sebaiknya gunakan waktu yang ada untuk terus mengasah kemampuan dalam mengoperasikan Teknologi Informasi baik menggunakan komputer maupun laptop.
“Dengan mempelajari ilmu pengetahuan yang diperoleh saat mengikuti simulasi tes CAT,” katanya.
Simulasi tes CAT sendiri sudah digelar di semua OPD terkait. Dimana sampai saat ini sudah sebanyak 99 persen tenaga honorer sudah mengikutinya.
“Jadi manfaatkan waktu ada untuk terus belajar dan mempelajari soal-soalnya P3K. Sehingga nanti ketika sudah hari H dapat mengisi dengan lancar tanpa hambatan,” katanya.
Furkon mengungkapkan, simulasi tes dapat dilakukan sendiri. Oleh karena itu terus diasah baik mempelajari soal maupun mengoperasikan komputer atau laptop.
“Jangan sampai pas sudah waktunya gagap. Karena berkaca dari sebelumnya ada diantaranya belum begitu paham sehingga di tahun ini kita gencar laksanakan simulasi,” katanya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pandeglang Didin Pahrudin berharap, kepada para tenaga honorer bisa memanfaatkan waktu untuk belajar dan terus belajar.
“Supaya kuota formasi yang ada bisa terisi semua. Karena seleksi sekarang kembali menggunakan tes CAT,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











