LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Musim kemarau yang melanda Lebak sejak Juli 2024 mulai berdampak pada pasokan air bersih di daerah yang dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Gunawan Rusminto.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat, warga di 70 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Lebak kesulitan air bersih. Sumur pompa yang selama ini mereka andalkan untuk keperluan air bersih sehari-hari mengering, begitupun air sungai juga mengering.
“Ya, saat ini warga di 70 desa yang tersebar di 20 Kecamatan sudah kesulitan air bersih,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama, Senin 19 Agustus 2024.
Meskipun terdapat puluhan desa mulai mengalami kesulitan pasokan air bersih, kata Feby, Pemkab Lebak masih dapat menangani, salah satunya dengan pengiriman air bersih.
“Sementara masih tertangani baik dari PDAM atau sumber-sumber lainnya. Kita per Agustus ini sudah distribusi ke sejumlah Kecamatan, seperti Kecamatan Cimarga dan Panggarangan. Permohonan pengiriman air bersih ke beberapa kecamatan menyusul dalam minggu ini. Kami juga sudah memberikan informasi ke desa-desa yang risiko tinggi (darurat air bersih) untuk bersurat kepada kami jika membutuhkan layanan air bersih secepatnya,” ungkapnya.
Menurutnya, kekeringan tahun ini sudah memasuki puncaknya musim kemarau. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya melakukan program jangka pendek, dengan menyalurkan distribusi air bersih dengan tanki air kepada penduduk yang mengalami kesulitan air bersih di sejumlah Kecamatan.
“Prediksi kekeringan berlangsung hingga Oktober. Mudah-mudahan tidak terlalu lama kekeringannya,” harapnya.
Febby menambahkan, lantaran kekeringan sudah meluas di hampir semua kecamatan, pihaknya akan mengusulkan kepada Pemkab Lebak untuk meningkatkan status menjadi darurat kekeringan.
“Kita mau naikan statusnya darurat kekeringan. Besok (Selasa) akan kita usilkan, karena sudah meluas dampaknya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Ucuy Masyhuri Sajim mengapresiasi penanganan kekeringan yang dilakukan oleh Pemkab Lebak.
“Saya imbau kepada warga yang mulai kesulitan pasokan air bersih untuk segera laporan ke desa, tinggal kecamatan dan desa yang kesulitan air bersih secepatnya mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD,” kata politisi Demokrat ini.
Editor: Mastur Huda











