PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan kader-kader gerakan Pramuka menjadi sosok Pancasilais.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat menjadi inspektur upacara peringatan Dirgahayu Pramuka ke-63 tahun 2024 di Alun-alun Pandeglang.
Upacara peringatan Dirgahayu Pramuka diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Pandeglang.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, tema Dirgahayu Pramuka berjiwa Pancasila menjaga keutuhan NKRI.
“Kader-kader gerakan Pramuka menjadi sosok yang Pancasilais, sesuai dengan Trisatya Pramuka,” katanya di Alun-alun Pandeglang, Minggu, 25 Agustus 2024.
Bupati Irna menjelaskan, ada tiga unsur yang bergabung menjadi satu. Ada jiwa yang religi, ada rasa nasionalisme, dan juga jiwa kemanusiaan.
“Dan ini adalah suatu kebangkitan negara yang besar, di satu sisi kita menghadapi tantangan tidak sedikit dan tantangan tidak kecil. Untuk itu saya selaku kepala raerah dan sebagai Mabicab memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada gerakan Pramuka yang terus menerus hadir menjadi garda terdepan,” katanya.
Menurutnya, kader Pramuka menjadi kawah chandra di muka, melatih mempersiapkan calon-calon pemimpin bangsa yang kuat. Tidak hanya cukup ilmu pengetahuannya tetapi juga spiritualnya, karakter kebangsaannya.
“Sehingga tidak lahir pemimpin yang cengeng. Tapi lahir pemimpin yang kokoh, profesional, modern , lincah, konsultif, dan solutif,” katanya.
Bupati mengungkapkan, tema Dirgahayu Pramuka ke-63 tahun 2024 bagus. Bagaimana Pramuka berjiwa Pancasila dan menjaga NKRI. “Itu tujuannya kita bersama karena memang Pramuka berangkat dari kecil sebelum era digitalisasi. Di mana anak-anak tidak disibukkan hal-hal lain. Tetapi ikut berkegiatan Pramuka,” ungkapnya.
“Kami mengapresiasi di era digitalisasi masih banyak juga kader Pramuka. Yang mau menjadi lokomotif, dilatih keberaniannya, gotong royongnya, kerjasamanya, menampilkan karakter kepemimpinan, lalu juga berakhlakul karimah,” katanya.
Anak-anak Pramuka, happy, lincah, profesional dan pembinaannya oleh kakak senior dan para Majelis Pembimbing Pramuka.
“Nanti akan diberikan masukan supaya lebih adaftif di era ke kinian. Karena saat ini banyak anak-anak di luar belum masuk, karena ngapain masuk Pramuka, itu mah ketinggalan zaman,” katanya.
Padahal, Bupati Irna menegaskan, di sini wadah mengasah kemampuan, keberanian, kewirausahaan, karena ada bidang-bidang banyak di sana. Lalu berjiwa kepedulian sesama menolong teman kurang sehat, bagaimana cara berkebun, bagaimana cara memasak, dan ketika terjadi bencana mereka bisa menjadi figur berakhlakul karimah.
“Luar biasa gerakan Pramuka Pandeglang,” katanya.
Sekda Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta menambahkan, dalam rangka mendukung kemajuan Pramuka yang adaptif maka pada tahun depan Pemkab Pandeglang akan menambah anggaran hibah untuk Pramuka.
“Bantuan hibah akan ditingkatkan karena begitu positif-nya kegiatan-kegiatan Pramuka,” katanya.
Editor: Aas Arbi











