SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Petani di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mengeluhkan serangan hama wereng dan penggerek batang. Kondisi tersebut mengakibatkan hasil panen menurun drastis.
Munaceh seorang petani Desa Singamerta mengatakan, padi yang ditanamnya bersama dengan orang tuanya terserang oleh hama wereng yang menyebabkan hasil panennya turun drastis.
“Biasanya bisa dapat sampai 3 karung, kemarin cuma dapat 1 karung doang,” katanya saat ditemui di sawahnya, Rabu 28 Agustus 2024.
Ia mengungkapkan, serangan hama wereng telah terjadi sejak masa tanam pertama. Bahkan serangan tersebut masih berlangsung hingga masa tanam ke dua.
“Kita sekarang masih mencari solusi untuk obatnya, karena belum ketemu, sampai sekarang,” ungkapnya.
Ia mengatakan, biasanya tanaman padi yang terserang hama wereng terlihat normal. Namun ketika menjelang panen, Padi yang terserang hama tidak berisi.
“Jadi pada kosong, ga ada isinya. sebenarnya sudah disemprot dengan pestisida tapi ga mempan juga,” terangnya.
Lebih lanjut ia berharap agar pemerintah di Kabupaten Serang bisa memberikan solusi atas persoalan tersebut sehingga padinya yang baru berusia satu bulan bisa terselamatkan.
“Masalah ini dirasakan oleh semua petani yang ada di sini. Semoga bisa segera ada jalan keluarnya sehingga pada masa panen ke dua ini hasilnya maksimal,” pungkasnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











